Hari Pertama Naik KRL Wajib Bawa Surat Tugas, Banyak Pengguna Kecewa

  Rabu, 13 Mei 2020   Editor
Petugas Dishub Kota Depok menanyakan kelengkapan surat untuk calon penumpang KRL di Stasiun Depok Baru, Rabu (13/5/2020). (Suara.com/Supriyadi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Peraturan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) wajib memiliki surat tugas dari tempat kerja mulai ditegakkan hari pertama, Rabu (13/5/2020). 

Salah satu calon penumpang KRL di Stasiun Depok Baru, Rio (45) mengaku kecewa karena dilarang naik oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok yang berada di stasiun. Alasan petugas, dia tidak bisa memperlihatkan surat tugas dari tempat kerjanya.

"Saya kecewa, karena kurang sosialisasi masif ke masyarakat. Meski saya dapat informasi dari WhatsApp (WA) yang dikirim teman, itu saya hiraukan. Karena saya sangka, (itu untuk yang) keluar Jakarta. Kan Depok ke Jakarta dekat," kata Rio. 

Pria yang tinggal di wilayah Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis ini mengaku baru masuk kerja di Jakarta Pusat pada hari ini. Selama pandemi Corona, dia berada di rumah saja.

"Hari ini baru masuk, karena saya ada tuntutan kerja. Di mana perusahaan saya ada acara di luar kota dan saya harus masuk. Saya juga belum paham imbauan dari pemerintah kota soal larangan itu, seperti apanya. Dengan kondisi seperti ini saya lebih baik pulang saja karena saya puasa, " tuturnya.

Suasana di lokasi stasiun Depok Baru sepi tidak seperti biasanya. Para penumpang KRL yang hendak masuk stasiun pun harus melewati petugas pengecekan surat tugas.

Tidak sedikit penumpang KRL yang diimbau untuk balik ke rumah atau alternatif naik kendaraan ke tempat tujuan karena tidak memiliki surat tugas.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar