Video Ngeyel Hasil Tes Corona Jadi Sumber Keributan di Pasar Wisma Asri

  Rabu, 13 Mei 2020   Firda Puri Agustine
Sebagai ilustrasi wabah virus corona. shutterstock

BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Narasi video yang mengatakan hasil tes negatif dari dua pedagang di Pasar Wisma Asri Bekasi Utara, Kota Bekasi menjadi sumber keributan di lokais tersebut. N, Warga yang enggan disebut namanya menjadi saksi bahwa kekisruhan terjadi karena warga meyakini hasil tes pedagang yang dinyatakan reaktif Covid-19 adalah salah.

Dari video yang beredar dalam jaringan pedagang, pasien reaktif Covid-19 tersebut memiliki sakit tipes dan lever. Dalam narasi video juga disebut si pasein sudah pulang ke rumah dengan kondisi negatif Covid-19.

“Awalnya itu ada video yang beredar di situ disebut katanya pedagang yang dari Bogor- Kebalen sudah pada pulang ke rumah, negatif Covid-19. Itu di-share-lah jadi ramai,” kata N, kepada Ayobekasi.net - jaringan Ayojakarta.com, Rabu (13/5/2020).

AYO BACA : Soal Hasil Tes Covid-19 Pedagang Pasar Wisma Asri, Ini Kata Wawali Bekasi

Menurut keterangan dia, pedagang mempercayai begitu saja isi video itu lantaran ada wujud dari orang yang disebut positif Covid-19 pulang ke rumah. Ditambah, beredar rekaman suara seorang wanita yang belum jelas identitasnya menyebut bahwa pasien reaktif Covid-19 itu sakit tipes dan liver.

“Nah, itu juga ada rekaman suara ditambah video. Mereka terus ramai-ramai protes ke pengelola pasar atau orang dari mana gitu ya, yang jelas pakai seragam PNS. Pada bilang kalau hasil tesnya ternyata negatif,” ujar Danil.

Warga sekita juga sempat menduga ada perbedaan hasil tes lantaran menggunakan metode yang berbeda. Namun, hal itu dibantah Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah.

AYO BACA : Pedagang Pasar Wisma Asri Positif Covid-19, Orang Dekat Dilacak

Alamsyah memastikan hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pedagang asal Kebalen berinisial Kabupaten Bekasi, inisial R, sama dengan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

“Hasilnya sudah keluar, confirmed positif (Covid-19),” katanya.

Adapun pria berinisial R tersebut kini menjalani isolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang sejak kemarin sore.

“Kondisinya alhamdulillah baik,” ujar dr Alamsyah. 


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Positif Covid-19, Pedagang Pasar Wisma Asri Diisolasi di Bapelkes Cikarang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar