>

Usia di Bawah 45 Tahun Boleh Kerja Seperti Biasa, Warga Jakarta Minta Pikir Ulang

  Rabu, 13 Mei 2020   Khoirur Rozi
Suasana jalan protokol di hari pertama penerapan PSBB di DKI Jakarta. (Okezone/Arie Dwi Satrio)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Rencana pemerintah melonggarkan pembatasan sosial di masa pandemi COVID-19 ditentang sebagian masyarakat Jakarta.

Diberitakan kemarin bahwa Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, mengatakan, kelompok warga di bawah usia 45 tahun boleh bekerja di tengah wabah. Salah satu tujuannya untuk mencegah jumlah korban PHK terus membengkak.

Ayojakarta mencoba mewawancarai sejumlah warga DKI Jakarta mengenai rencana tersebut. Berbagai tanggapan disampaikan. 

Ada warga yang menilai rencana tersebut tidak konsisten dengan kebijakan PSBB, namun ada yang setuju dengan catatan: tetap mempraktikkan protokol kesehatan secara ketat.

Warga Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Alfian (26), menuturkan, rencana pemerintah merelaksasi PSBB perlu dikaji ulang. Dia khawatir semakin banyak warga beraktivitas di luar rumah maka semakin luas penyebaran virus corona.

"Nanti, kalau semua ikut ke luar rumah, bagaimana? Tambah banyak orang di luar, tambah besar juga potensi penyebarannya. Lebih baik dipikir ulang," ujar Alfian, Rabu (13/5/2020).

Begitu juga pendapat Ratih (33), warga Jakarta Selatan yang kami temui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. 

Menurutnya, pelaksanaan PSBB selama ini menjadi sia-sia jika aktivitas kerja tiba-tiba dilonggarkan. Ratih memohon pemerintah mengkaji ulang rencana merelaksasi PSBB.

"Kalau lihat di berita kan masih terus bertambah ya itu (kasus positif COVID-19). Kok malah mau dilonggarkan? Ya, mestinya sih pikir dua kali kalau mau bikin kebijakan lagi," ungkapnya.

Sedangkan warga lainnya, Ahmadi (43), cenderung setuju pelonggaran PSBB. Menurutnya, banyak warga yang kesulitan ekonomi saat PSBB diberlakukan ketat.

"Bagaimana ya, susah juga. Mau dilarang keluar rumah, orang sulit cari makan. Banyak PHK juga. Kalau saya enggak masalah sama itu (relaksasi PSBB), tapi yang di luar rumah harus pakai masker biar aman. Tapi yang boleh keluar rumah hanya orang yang cari nafkah," ucap Ahmadi.

Doni Monardo mengatakan, warga di bawah usia 45 tahun akan diizinkan beraktivitas atau bekerja meski PSBB masih berlaku. 

Menurutnya, kelompok usia itu memiliki risiko kematian akibat COVID-19 lebih kecil dibanding warga usia lanjut.

Namun, warga di bawah usia 45 tahun yang diperkenankan melakukan aktivitas bekerja seperti biasa hanya pada 11 sektor yang diatur Pasal 13 Peraturan Menteri Kesehatan nomor 9/2020.

Sebelas kriteria pekerjaan yang adalah yang bergerak di sektor kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan pelaku usaha di bidang kebutuhan sehari-hari.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar