WFH PNS Depok Diperpanjang hingga 29 Mei

  Rabu, 13 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Wali Kota Depok Mohammad Idris. instagram: @idrisashomad

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Depok Mohammad Idris memperpanjang masa kerja dari rumah atau work from home (WFH) PNS hingga 29 Mei. Itu berdasarkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Tahap III di Kota Depok.

"PSBB kembali diperpanjang, maka masa WFH bagi ASN dan pegawai non-ASN di Kota Depok juga turut menyesuaikan. Berdasarkan berbagai pertimbangan masa WFH hingga 29 Mei," ujar Idris dalam siaran persnya, Rabu (13/5/2020).

AYO BACA : Pejabat Depok Adukan Artikel Media Online yang Menyalahi Kaidah Sekaligus Amburadul ke Dewan Pers

Menurut Idris, perpanjangan masa WFH ini telah sesuai dengan kebijakan di pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yakni Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/248/2020 tentang Penetapan PSBB di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi Dalam Rangka Percepatan Penanganan virus Corona (Covid-19).

Selanjutnya, Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam penanganan Covid-19 Daerah diĀ  Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Termasuk, Peraturan Wali Kota Depok Nomor 22 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok.

AYO BACA : Hari Pertama Naik KRL Wajib Bawa Surat Tugas, Banyak Pengguna Kecewa

"Saya menekankan, ASN Pemkot Depok yang bekerja di rumah ini harus benar-benar berada di tempat kediamannya. Adapun terkait pekerjaannya bisa dilakukan dengan memanfaatkan media dalam jaringan (daring) atau online," jelas Idris.

Dia menambahkan, ASN Pemkot DepokĀ  diwajibkan melaporkan kinerjanya kepada atasan melalui online. Selain itu, selalu siap apabila sewaktu-waktu mendapat tugas dari atasan.

"Pemberlakuan sistem kerja yang dilakukan dengan menjalankan tugas kedinasan di rumah atau tempat tinggalnya ini, diharapkan berjalan baik. Serta tidak mengganggu keberlangsungan kelancaran penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik," ujarnya.

AYO BACA : Satpol PP Kota Depok Segel Toko Pakaian yang Langgar PSBB

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar