Satu Keluarga di Indramayu Positif Covid-19, Realisasi Protokol Kesehatan Belum Optimal

  Kamis, 14 Mei 2020   Budi Cahyono
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. (Istimewa)

INDRAMAYU, AYOJAKARTA.COM -- Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Indramayu melonjak setelah lima pasien dinyatakan positif, Kamis (14/5/2020).

Otoritas setempat menyatakan, selain akibat transmisi lokal, kasus terbaru disebabkan imported case.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, pada salah satu dari lima penambahan kasus hari ini, diketahui seorang laki-laki berusia 18 tahun asal salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu.

"Pasien pulang dari Bandung pada 28 April 2020 dengan keluhan sesak napas, dan batuk berdarah," bebernya.

Pasien lalu berobat ke klinik. Namun, gejalanya yang belum berkurang membuat yang bersangkutan langsung dilarikan ke RSUD Indramayu dan dirawat inap di ruangan isolasi sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien kemudian menjalani pemeriksaan swab dua kali, masing-masing pada 28-29 April 2020.

Deden yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu itu menyebut, kondisi pasien pun membaik.

"Maka, pasien menjalani perawatan lanjutan di rumah karantina RS MIS Krangkeng sejak 5 Mei 2020 sampai sekarang," tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan PCR Labkesda Provinsi Jawa Barat pada 12 Mei 2020, imbuhnya, sang pasien terkonfirmasi poitif. Meski begitu, dia meyakinkan, saat ini kondisi pasien secara umum baik.

AYO BACA : 2 Pasien di Indramayu Alami Reinfeksi Corona

Sementara, empat pasien lain dari lima pasien penambahan hari ini, pula terkonfirmasi positif hasil Labkesda Jabar pada 13 Mei 2020 malam.

Keempatnya merupakan keluarga dari seorang pasien laki-laki berstatus PDP berusia 75 tahun. Pasien itu sendiri telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

"Belakangan, pasien berusia 75 tahun itu terkonfirmasi Covid-19," cetusnya.

Anggota keluarga sang pasien yang kini pula terkonfirmasi positif masing-masing sang istri berusia 58 tahun asal Indramayu, anak dan menantu yakni sepasang suami istri berusia 43 tahun dan 37 tahun asal Pulogadung, Jakarta, dan cucu pasien bersangkutan berusia 11 tahun dari Pulogadung.

Keempatnya kini dalam ruang perawatan isolasi RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, sejak semalam.

"Dari kasus tersebut terdapat imported case dan juga kasus transmisi lokal yang terjadi di Kabupaten Indramayu," jelas Deden.

Penambahan kelima pasien positif itu pun menambah jumlah kasus Covid-19 di Indramayu sejak 8 April sampai 14 Mei 2020 sejumlah 12 orang.

Dari jumlah itu, seorang dinyatakan sembuh dan dua pasien lain meninggal dunia. Sementara, sisanya masih dalam proses isolasi/karantina.

Deden menambahkan, peningkatan kasus itu menunjukkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan seluruh protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 belum baik.

"Kami mohon masyarakat sadar dan bersama-sama mematuhi peraturan atau protokol kesehatan yang telah ditetapkan, yaitu dengan physical atau social distancing, pakai masker, lakukan PHBS, dan lainnya," pintanya.(Erika Lia)

AYO BACA : Satu Pasien Positif Corona di Indramayu Boleh Pulang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar