>

Omar & Hana-Dompet Dhuafa Luncurkan Box of Kindness di Indonesia

  Kamis, 14 Mei 2020   Hendy Dinata
Peluncuran “Box of Kindness” atas kerja sama Omar & Hana dengan Dompet Dhuafa di Ramadan .

MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM -- Bosan dan jenuh dialami anak-anak selama pandemi COVID-19. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak masyarakat untuk berkegiatan di rumah, begitupun aktivitas bermain anak-anak.

Selama Ramadan 1441 H ini, peran orang tua kepada anak sangat penting dalam mengisi emosi positif di tengah pandemi COVID-19. 

Omar & Hana bersama Dompet Dhuafa berkolaborasi untuk ceriakan anak-anak di tengah pandemi. Dengan launching Box of Kindness diharapkan dapat menjadi pilihan bagi orang tua untuk mengisi keceriaan anak-anak yang saat ini sudah jenuh ataupun bosan karena tidak dapat bermain di luar rumah.

Peluncuran “Box of Kindness” atas kerja sama Omar & Hana dengan Dompet Dhuafa di Ramadan tahun ini, menjadi alternatif hiburan bagi anak-anak selama di Rumah. Selain itu kerja sama ini bertujuan untuk membantu orang yang membutuhkan di beberapa negara dengan bantuan berupa paket sembako, peralatan sekolah, program untuk pengungsi, dan hadiah hari raya.

Produser Fadillah Binti A Rahman mengatakan, Ramadan tahun ini Omar & Hana akan hadir mendukung Dompet Dhuafa dalam membantu anak yatim dan kaum dhuafa di Indonesia. Melalui lagu Box of Kindness, pihaknya berharap agar dapat menyebarkan lebih luas kesadaran akan kemanusiaan serta kebaikan.

"Selain itu dapat mengajak lebih banyak lagi masyarakat Indonesia untuk berdonasi kepada Dompet Dhuafa, sebelumnya Omar Hana mendapatkan hati pemirsa di Indonesia sejak 2017’ untuk diserahkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa," ujar dia, Rabu (13/5/2020).

Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Drg Imam Rulyawan MARS mengatakan, melalui lagu Box of Kindness diharapkan dapat menghibur anak-anak Indonesia maupun dunia hanya #CukupDariRumah. Ia menilai hal ini merupakan kerja sama yang bagus dan melibatkan dua negara, yakni dari Indonesia serta Malaysia.

Kerja sama ini juga bagian dari program Dompet Dhuafa dalam optimalisasi donasi melalui kanal digital.

“Di tengah pandemi COVID-19 saat ini, peran digital sangat penting. Beberapa program Dompet Dhuafa seperti tebar zakat fitrah, parcel ramadhan, parcel untuk yatim dan lain lain juga saat ini dialihkan ke platform digital dan distribusinya turut memaksimalkan jaringan Dompet Dhuafa Nasional,” tutur Imam Rulyawan.

Untuk membantu lebih banyak orang membutuhkan, Team Omar & Hana menjalin kerja sama dengan organisasi-organisasi kemanusiaan dari berbagai negara seperti Islamic Relief UK, Islamic Relief Malaysia, Mercy Malaysia & UK, dan Dompet Dhuafa Indonesia. Kampanye Box of Kindness menargetkan donasi sebesar RM 500 ribu Ringgit Malaysia atau Rp 1,9 miliar.

Menurut Digital Marketing Omar & Hana Indonesia, Fachri Mirza Muhammad, di bulan Ramadan ini pihaknya mengajak anak-anak menonton sambil belajar agama Islam seperti mengaji, doa-doa dan lain sebagainya. Hingga kini hampir 2 juta penonton Omar & Hana adalah masyarakat Indonesia. 

"Kami sudah banyak plan kegiatan di Indonesia, Covid-19 menghalangi kita untuk datang ke Indonesia salah satunya mengadakan meet and great. Rencana kami juga meluncurkan aplikasi Omar & Hana untuk anak-anak seluruh dunia, aplikasi ini akan memuat konten-konten islam bagi anak-anak seperti doa-doa, dan lain-lain," paparnya.

Donasi yang terkumpul di Dompet Dhuafa akan disalurkan dalam bentuk paket sembako bagi masyarakat yang rentan, seperti pekerja harian, pengemudi ojek online, masyarakat kecil, dan pekerja sektor informal, serta alat belajar bagi para siswa dhuafa di 20 wilayah di seluruh Indonesia.

“Ini tips yang harus kita kelola dalam mengajak anak-anak untuk belajar di rumah yakni kita sebagai orang tua harus bisa menceritakan, kenapa kita harus belajar dari rumah? Maka dijawab dengan diikuti alasan positif, seperti anak-anak akan terjamin sehat dan lebih konsentrasi selama dirumah, bukan dengan nada yang menakuti. Tips belajar asyik juga mengajarkan orang tua harus mengenal baik gaya belajar maupun rentan konsentrasi belajar anak-anak,” kata pakar psikolog anak, Mayasita Darlina panjang lebar. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar