Sidang PHK Sepihak PT Tech Data Advanced Solutions Bergulir, Penggugat Dipertanyakan

  Rabu, 20 Mei 2020   Aldi Gultom
Persidangan perkara PHK sepihak PT Tech Data Advanced Solutions memasuki sidang ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Agenda sidang kali ini pembacaan jawaban tergugat.

KEMAYORAN, AYOJAKARTA.COM -- Persidangan perkara PHK sepihak PT Tech Data Advanced Solutions memasuki sidang ketiga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Agenda sidang kali ini pembacaan jawaban tergugat. 

Kuasa hukum tergugat, Yanto Robert, mempertanyakan penggugat terkait kelengkapan surat kuasa khusus untuk mendaftarkan gugatan per tanggal 20 Mei 2020. Karena itu pula mereka belum menyiapkan jawaban. 

"Kami belum menyiapkan jawaban karena ada keraguan. Kami melalukan inzage (pemeriksaan berkas) ke Panitera Perkara Kamis 14 Mei 2020. Ternyata dalam berkas, surat kuasa itu tidak ada," ujar Robert di PN Jakpus, Rabu (20/5/2020).

Penggugat tidak memiliki legal standing atau syarat kedudukan hukum untuk mengajukan suatu gugatan meski berkasnya diterima oleh hakim pada sidang kedua.

"Artinya tidak punya legal standing untuk mengajukan gugatan. Kuasa daripada penggugat minggu lalu diterima ketua hakim itu adalah surat kuasa pengganti. Yang diganti mana, tidak ada dalam dokumen. Secara hukum, gugatan penggugat tidak sah karena kuasa penggugat belum memiliki legal standing," tutur Robert. 

Kuasa hukum tergugat lainnya, Edward Sinaga, meminta majelis hakim memerintahkan penggugat melengkapi surat kuasa untuk keperluan gugatan. 

AYO BACA : Di Tengah PSBB, Sidang Kasus PHK Sepihak Bergulir di PN Jakpus

"Jadi karena legalitasnya itu tidak dipenuhi, kami menyampaikan ke majelis hakim supaya itu dulu dilengkapi, baru kami mengajukan jawaban," kata Edward. 

Sementara itu, kuasa hukum penggugat, Ronny Asril, menjelaskan belum melengkapi legal standing karena pimpinan perusahaan PT Tech Data sedang berada di luar negeri dan mematuhi aturan yang berlaku. 

"Ini tergantung kebijakan pemerintah yang ada di sana karena sedang Covid-19, lembaga pemerintah juga diliburkan," ujarnya. 

Hakim Ketua Bintang Al tidak ambil pusing karena urusan adiministrasi merupakan tanggung jawab penggugat. Majelis hakim pun meminta penggugat melengkapi legal standing dan tergugat menyiapkan jawabannya. 

"Pengadilan tidak sampai menjangkau ke sana. Sidang dilanjutkan Rabu tanggal 10 Juni 2020," kata Ketua Majelis Hakim, Bintang Al. 

Sidang perdana perkara PHK sepihak PT Tech Data digelar pada 29 April 2020, namun perusahaan selaku pihak penggugat tidak hadir. Sementara karyawan sebagai tergugat hadir, diwakili empat orang. Sidang kedua digelar 13 Mei lalu yang dihadiri kedua belah pihak.  

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar