Corona Indonesia 22 Mei: 20.796 Positif, 5.057 Sembuh, 1.326 Wafat

  Jumat, 22 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (BNPB)

RAWASARI, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan, terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 634 orang dalam 24 jam terakhir. Angka ini menurun dibandingkan penambahan pada Kamis (21/5/2020) kemarin, sebanyak 973 orang dalam satu hari. Total kasus positif Covid-19 kini sudah mencapai 20.796 orang.

Penambahan kasus terbanyak masih disumbang oleh Provinsi Jawa Timur, dengan 131 orang dalam satu hari terakhir. Kemudian diikuti DKI Jakarta dengan penambahan 99 kasus, Sulawesi Selatan dengan penambahan 71 kasus, dan Jawa Barat dengan 40 kasus tambahan dalam satu hari.

AYO BACA : 22 Mei, Kota Bogor Nihil Positif Covid-19

"Ini semuanya menggambarkan, penularan masih terjadi. Bahwa di luar masih ada sumber penularnya. Bahwa di luar masih ada kelompok masyarakat yang rentan tertular. Bahwa masih ada hal-hal yang memungkinkan terjadinya penularan," ujar Yurianto, Jumat (22/5/2020).

Selain itu, pemerintah juga mencatat ada penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 219 dalam satu hari terakhir. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sampai saat ini mencapai 5.057 orang. Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah 48 orang, menjadi total 1.326 orang.

AYO BACA : 22 Mei, Corona Jakarta: 6.316 Positif, 1.558 Sembuh, 501 Meninggal

Perkembangan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) juga dirilis pemerintah. Per hari ini, jumlah ODP yang masih secara aktif dipantau sebanyak 47.150 orang. Sementara jumlah PDP yang masih diawasi secara aktif sebanyak 11.028 orang.

Yurianto kembali mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker saat terpaksa bepergian, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain.


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : 3 Klaster Baru Pemicu Meningkatnya Corona di Semarang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar