Gara-gara Powerbank, Bos Sawit di Pelalawan Tembak Temannya

  Rabu, 27 Mei 2020   Budi Cahyono
[Ilustrasi] Bos Sawit di Pelalawan, Riau menembak temannya hanya masalah powerbank. (dok)

RIAU, AYOJAKARTA.COM – Hanya gara-gara masalah sepele, seseorang bisa gelap mata. Kejadian masalah sepele berujung korban meninggal terjadi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan, menangkap seorang bos sawit berinisial TS (43). Dia diduga menembak temannya berinisial JS (30) lantaran powerbank milik TS hilang.

Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko mengatakan, polisi menangkap TS alias Robert di Sumatera Utara.

"Tersangka ditangkap di rumah teman wanitanya, Kota Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara," katanya dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Selasa (26/5/2020).

AYO BACA : Palak Sopir Online, Preman Tangerang Diciduk Polisi

Penangkapan TS dilakukan, setelah polisi menangkap tersangka lainnya, yakni S alias Iron. Tersangka Iron disebut sosok yang membantu tersangka kabur usai peristiwa berdarah menghabisi nyawa JS pada hari Selasa (19/5/2020).

Indra menjelaskan kronologi kejadian, pembunuhan itu terjadi setelah TS dan JS terlibat adu mulut di Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Aksi penembakan itu terjadi pada siang bolong. Berdasarkan keterangan saksi dan tersangka, aksi koboi tersangka berawal saat TS menuduh JS telah mencuri powerbank miliknya.

Hingga akhirnya cekcok keduanya tak terhindarkan. Dengan berbekal pistol yang disimpan di pinggangnya, TS meletuskan satu peluru hingga tepat bersarang di leher korban. Seketika itu, korban langsung tewas di tempat kejadian.

AYO BACA : Pegawai Minimarket di Serpong Duel Gagalkan Perampokan

Usai menembak,  tersangka yang pada saat itu bersama teman wanitanya meminta tolong Iron untuk membawa kabur mereka ke Sumatera Utara.

Berbekal keterangan saksi dan penyelidikan, akhirnya dalam kurun waktu kurang dari sepekan tersangka dibekuk. Akan tetapi, saat penangkapan, tersangka TS mencoba kabur sehingga polisi terpaksa menembak kakinya.

"Tersangka terpaksa kami lakukan tindakan tegas karena mencoba kabur saat dibawa dari Sumatera Utara ke Pelalawan," katanya.

Hingga sekarang, polisi masih terus mendalami kasus itu, termasuk dari mana tersangka mendapatkan senjata api rakitan jenis revolver berikut amunisi aktifnya.

Selain menyita senjata api tersebut, polisi juga menyita sabu-sabu seberat 8 gram dari tersangka.

AYO BACA : Bobol Kios Kain di Pasar Kanoman, Seorang Nelayan Diringkus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar