Kapolres Cianjur Minta 34 Ribu Pemudik Tidak Kembali ke Jakarta

  Kamis, 28 Mei 2020   Budi Cahyono
Kapolres Cianjur, AKBP Andi Juang meminta 34 ribu pemudik asal Cianjur tidak kembali ke Jakarta. (Ayobandung.com/M Ikhsan)

CIANJUR, AYOJAKARTA.COM -- Kapolres Cianjur AKBP Andi Juang Priyanto meminta 34.000 pemudik asal Cianjur diminta jangan kembali ke daerah zona merah hingga benar-benar pandemi Covid-19 ini berakhir, karena potensi penularan akan semakin besar jika memaksakan balik lagi.

“Saya meminta para pemudik sekitar 34.000 yang mudik ke Cianjur untuk tidak balik lagi ke daerah zona merah, termasuk Ibu Kota Jakarta. Diam di kampung halaman masing-masing hingga kondisi pandemi Covid 19 selesai,” ujar Juang Andi Priyanto pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon, Rabu (27/5/2020).

AYO BACA : Mulai Besok, Pertokoan di Cianjur Ditutup hingga Waktu Belum Ditentukan

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta diperpanjang lagi hingga 4 Juni, alasan itulah yang membuat Kapolres meminta pemudik asal Cianjur tidak kembali ke Ibu Kota dengan kondisi pandemi belum mereda.

“Anjuran pemerintah itu bukan untuk menghalangi-halangi warga, tapi untuk kepentingan warga itu sendiri. Semuanya harus bersabar, seperti yang dikatakan Bapak Presiden Joko Widodo, kita harus bersabar. Situasi ini tidak mudah. Namun, kita yakin dengan kebersamaan, pasti kita akan bisa melakukan,” kata Kapolres menirukan apa yang dikatakan Presiden RI Joko Widodo.

AYO BACA : Dua Balon Udara Isi Ratusan Petasan Jumbo Jatuh di Cianjur

Semua ketentuan ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19. Jika masyarakat tidak patuh, maka pandemi ini akan sulit berakhir, karena semakin banyak rakyat yang terjangkit corona.

Ibu Kota, kata Kapolres, total orang yang terjangkit virus Covid-19 sudah ada lebih dari 6.895 orang. Jangan sampai jumlah itu bertambah karena banyak orang yang tertular, karena berinteraksi dengan orang-orang yang kembali ke Jakarta. 

“Saya meminta pemudik untuk bersabar, tidak memaksakan masuk ke Jakarta. Karena petugas akan menghalau untuk balik lagi, apalagi jika tidak membawa surat izin,” tandasnya.

AYO BACA : Rapid Test di Tempat Umum, Warga Kabupaten Cianjur Ketakutan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar