PSBB Jakarta Segera Berakhir, Kasus Positif COVID-19 Terus Bertambah

  Jumat, 29 Mei 2020   Khoirur Rozi
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Menjelang akhir masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta (4 Juni 2020), kasus COVID-19 di provinsi ini masih terus bertambah. 

Sejak kemarin sampai hari ini, tercatat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 124 orang. Totalnya hari ini menjadi 7.053 orang.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, dari jumlah tersebut ada 1.807 orang dinyatakan sudah sembuh. Sementara itu, pasien yang meninggal dunia berjumlah 517 orang.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, sebanyak 2.006 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.723 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2020).

Widyastuti juga menyampaikan data orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 13.887 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 9.959 orang.

Selain itu, dia menjabarkan capaian rapid test dan pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Pemprov DKI sudah melakukan rapid test terhadap 139.154 orang di 6 wilayah kota dan kabupaten. Hasilnya adalah 5.613 orang reaktif terhadap COVID-19.

Sedangkan untuk pemeriksaan PCR, Pada 28 Mei dilakukan tes PCR pada 2.565 orang, 1.183 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 124 positif dan 1.059 negatif. Total pemeriksaan PCR di DKI Jakarta sampai saat ini mencapai 142.703 sampel.

Pemeriksaan masif secara selektif terus dilakukan di daerah Kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. 

Ada 58 Kelurahan terpilih untuk melakukan rapid test tersebut. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, juga pada ibu hamil.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar