Resmi, MotoGP Seri Inggris dan Australia Batal

  Sabtu, 30 Mei 2020   Budi Cahyono
Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, berada di depan rivalnya Marc Marquez (Repsol Honda) dan Cal Crutchlow (LCR Honda) pada balapan MotoGP Inggris 2017 di Sirkuit Silverstone, Minggu (27/8). [AFP/Oli Scarff]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta mengumumkan secara resmi dua gelaran seri MotoGP di Inggris dan Autralia dibatalkan. Dengan batalnya kedua negara ini, hal tersebut sekaligus memastikan kalau jadwal MotoGP 2020 menyisakan 12 ronde saja.

Sebelumnya, enam negara yang menyatakan batal menyelenggarakan balap MotoGP 2020 karena pandemi Covid-19. Keenam negara tersebut yakni Qatar, Jerman, Belanda, Finlandia, Inggris dan Australia.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta menyesal dengan batalnya Inggris dan Australia di musim 2020 ini.

"Kami sedih untuk mengumumkan pembatalan dua ajang ikonis ini setelah tidak menemui jalan untuk memasukkan logistik dan menjalani operasional karena pandemi dan perubahan jadwal," terangnya, Jumat (29/5/2020).

AYO BACA : FIM Wacanakan Balapan MotoGP hingga 2021

Tak cuma CEO Dorna saja yang kecewa. Ketua Grand Prix Corporation Australia, Paul Little AO turut mengungkapkan kesedihan teruntuk para penggemar MotoGP di negaranya.

"Kami sangat kecewa bahwa penggemar MotoGP di Victoria, Australia tidak punya kesempatan untuk melihat pembalap terbaik dunia bersaing di salah satu sirkuit terbaik. Tapi ini keputusan yang tepat demi keamanan para pembalap maupun penonton" ujar Paul, dikutip dari Crash.net.

Dorna kemudian berharap penyelenggaraan MotoGP 2020 dengan menyisakan beberapa ronde harus tetap berjalan. Apalagi pihak penyelenggara sudah mulai berbincang dengan pemerintah setempat untuk masalah perizinan.

Sementara, ronde pembuka MotoGP 2020 dengan konsep "close door" di Jerez masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Spanyol.

AYO BACA : Spanyol Lockdown, Ini Pesan Positif dari Marquez Boys untuk Penggemar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar