Remaja di India Meninggal Setelah Makan Daging Babi Kurang Matang

  Sabtu, 30 Mei 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi daging babi (net)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Seorang remaja berusia 18 tahun di India meninggal diduga akibat memakan daging babi yang kurang matang.

Melansir dari worldofbuzz, remaja itu dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kejang tonik klonik dan hilang kesadaran.

Kejang ini biasanya berlangsung sekitar satu hingga tiga menit karena pelepasan muatan listrik yang memengaruhi seluruh otak dan menyebabkan orang tersebut hilang kesadaran.

AYO BACA : Ilmuwan Tiongkok Yakin Uji Coba Vaksin Corona 99% Berhasil

Di rumah sakit, orang tua remaja yang tak diketahui identitasnya itu mengatakan, bocah tersebut mengeluh menderita sakit di daerah pangkal paha selama seminggu terakhir.

Setelah pemeriksaan fisik, dokter menemukan rasa lembut di testis kanan dan pembengkakan di mata kanannya. Mereka memutuskan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemindaian MRI menunjukkan bahwa ada masalah di seluruh otaknya termasuk lesi di batang otak dan kista di otak kecil dan korteks otak. Kerusakan otak ini bisa mengancam jiwa karena disebabkan oleh larva parasit yang disebut sistiserkosis.

AYO BACA : Manfaat Bawang Putih untuk Kecantikan, Bisa Hilangkan Ketombe dan Jerawat

Sistiserkosis disebabkan cacing pita babi Taenia solium yang dapat ditemukan pada daging babi yang kurang matang.

Ketika larva hidup di dalam tubuh, hal itu dapat menyebabkan penumpukan di otot-otot sistem saraf pusat, kulit, dan mata hingga sistiserkosis terjadi, yang merupakan bentuk penyakit paling parah.

Tes serum mengonfirmasi bahwa remaja tersebut telah mengidap infeksi dan tim medis mulai mengobatinya dengan deksametason steroid antiinflamasi dan obat-obatan antiepilepsi.

Obat antiparasit tidak diberikan karena ini dapat menyebabkan kista di otaknya semakin memburuk. Sayangnya, setelah dua minggu dirawat di rumah sakit, remaja itu meninggal dunia.

AYO BACA : 4 Langkah Sederhana Hilangkan Lemak Perut

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar