RSHS Mulai Buka Layanan Kesehatan Non-Covid-19

  Sabtu, 30 Mei 2020   Budi Cahyono
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat duduk di kursi oengunjung di RS Hasan Sadikin Bandung. (dok Humas Pemprov Jabar)

AYO BACA : Update 30 Mei 2020: Positif COVID-19 di Jabar 2.211 Kasus, Jumlah Kematian Tak Bertambah

AYO BACA : Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 557 Kasus dalam 24 Jam

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Saat ini penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dinilai telah berada dalam kondisi yang relatif terkendali. Oleh karenanya, rumah sakit rujukan Jawa Barat tersebut akan mulai membuka layanan kesehatan non Covid-19 bagi masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, berdasarkan hasil tinjauannya pada Sabtu (30/5/2020), jumlah pasien Covid-19 di ruang isolasi terus menurun. Dari total kapasitas ruang yang pernah mencapai 100%, saat ini tersisa menjadi 20% disertai tingkat kesembuhan yang meningkat.

"Dari 300-an (pasien) sekarang tinggal kurang lebih 14 orang (yang masih dirawat di ruang isolasi). Artinya pasien-pasien yang sembuh sudah sangat banyak," ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Selain itu, RSHS juga telah melakukan pengetesan terhadap seluruh karyawan dan dokternya. Hasilnya menunjukan bahwa seluruh karyawan dan dokter tersebut bebas virus SARS-CoV-2.

"Sebanyak 3.000 karyawan Hasan Sadikin sudah dites, per hari ini tidak ada satupun staf dan dokter yang terpapar Covid-19 sehingga ini salah satu rumah sakit yang paling aman di Jawa Barat," ungkapnya.

Untuk itu, Emil mengatakan, masyarakat yang ingin berobat dan berkonsultasi terkait kesehatan agar tidak menahan diri karena RSHS sudah dipastikan aman terkendali.

Meski begitu, Emil mengingatkan warga yang akan berobat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, di antaranya memakai masker dan menjaga jarak aman.

“Dia (warga yang mau berobat) datang nanti mengantre, dites suhu. Kalau di atas 37,5 derajat (Celcius) dia akan di-treatment khusus, yang di bawah itu masuk ke pelayanan khusus. Tapi tetap harus pakai masker, jaga jarak,” kata Emil.

“Silakan warga yang selama ini sudah menahan diri (saat) sakit, datang lagi ke Hasan Sadikin karena (COVID-19) sudah sangat terkendali, tinggal 20% yang harus dirawat dan itu pun rata-rata dengan kondisi yang sudah membaik,” ungkapnya. (Nur Khansa)

AYO BACA : PSBB Jakarta Segera Berakhir, Kasus Positif COVID-19 Terus Bertambah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar