Satu Pedagang Positif Corona, Pasar Pabuaran Ditutup Rabu Lusa

  Senin, 01 Juni 2020   Editor
Pasar Desa Pabuaran Kidul, Kabupaten Cirebon

SUMBER, AYOJAKARTA.COM -- Pasar Pabuaran di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, direkomendasikan tutup sementara setelah seorang pedagang di pasar itu terkonfirmasi positif COVID-19.

Ia dinyatakan positif dari hasil tes swab pada beberapa hari lalu. 

Jurubicara Pusat Data dan Informasi COVID-19 Kabupaten Cirebon yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana menyebut, penutupan Pasar Pabuaran dimulai Rabu (3/5/2020).

"(Pasar Pabuaran) ditutup mulai Rabu ini selama tiga hari," katanya, Senin (1/6/2020) seperti dimuat Ayocirebon.com.

Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil musyawarah desa (musdes). Di samping itu mengingat pasar tersebut milik Pemerintah Desa Pabuaran.

Nanang memastikan, penutupan pasar Pabuaran sesuai UU 4/1984 tentang Wabah yang mengharuskan langkah karantina bila ditemukan kasus wabah.

"Penutupan dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19," tegasnya.

Kasus terbaru pedagang terkonfirmasi COVID-19 menambah jumlah pasien positif di Kabupaten Cirebon menjadi menjadi 13 orang. 

Sebelumnya, dua pedagang Pasar Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, juga dinyatakan positif terpapar virus corona. Akibatnya, Pasar Sumber pun ditutup sementara.

Temuan kasus tiga pedagang yang terkonfirmasi positif ini setelah otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon melakukan tes swab massal di pasar-pasar tradisional pada 28 Mei 2020 pekan lalu.

Di Pasar Pabuaran sendiri, Nanang menyebut hingga sejauh ini sudah 42 orang yang ditelusuri telah berkontak dengan si pedagang.  "Hasil tracing sampai pagi ini sudah 42 orang (yang berkontak erat dengan pedagang tersebut)," ujarnya.

Mereka terdiri dari anggota keluarga bersangkutan, sesama pedagang, maupun pembeli. Menindaklanjuti itu, pihaknya berencana melaksanakan tes swab-RT PCR massal lanjutan pada Selasa (2/6/2020) pagi.

Sasarannya dipilih secara acak yaitu 300 orang yang berada di sekitar Pasar Pabuaran baik di Desa Pabuaran Lor, Desa Pabuaran Kidul, dan Desa Pabuaran Wetan.

Kasus terbaru di Pasar Pabuaran diketahui berjenis kelamin perempuan (53). 

Wakil Ketua Divisi Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon sekaligus Kepala Bagian Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan menyebutkan, pasien tersebut terdeteksi positif terpapar virus corona pada Sabtu (30/5/2020) pagi melalui hasil pemeriksaan RT-PCR yang dilakukan sehari sebelumnya. 

Bersangkutan saat ini menjalani isolasi di rumah sakit dengan gejala klinis lemas, mual, dan nyeri otot.

Nanan mengingatkan, pasar merupakan pusat keramaian atau kerumunan orang sehingga potensi penularan COVID-19 tergolong tinggi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19 dengan selalu memakai masker, menghindari tempat keramaian, selalu cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, selalu membawa cairan pembersih tangan, jaga jarak, dan jaga stamina dengan makan serta istirahat yang cukup," pesannya.

Sementara itu dari total 13 pasien COVID-19, tiga di antaranya meninggal dunia. Lima pasien masih dirawat dan enam pasien dinyatakan sembuh.

Total pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 57 pasien dengan sembilan orang di antaranya meninggal dunia. Dari 57 pasien, dua pasien masih dalam pengawasan dan 46 orang sisanya selesai diawasi.

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sejauh ini 203 orang, dengan delapan orang di antaranya meninggal dunia. Tujuh orang terdata masih dalam pemantauan dan 188 orang dinyatakan selesai dipantau.

Otoritas setempat juga mendata jumlah orang tanpa gejala (OTG) 110 orang. Dari jumlah itu, 38 orang di antaranya masih dalam pemantauan tim kesehatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar