Penambahan Kasus Baru Masih di Atas 100, 1 Juni 2020 Positif COVID-19 di Jakarta 7.383 Orang

  Senin, 01 Juni 2020   Aldi Gultom
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Di pembukaan bulan Juni ini, DKI Jakarta memiliki 7.383 orang positif COVID-19. Berarti, ada penambahan 111 kasus baru sejak kemarin. 

Dari total itu, 2.246 orang dinyatakan telah sembuh dan 521 orang meninggal dunia.

“Sampai hari ini kami laporkan sebanyak 1.794 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.822 orang melakukan self isolation di rumah,” jelas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Senin (1/6/2020).

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 18.467 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 15.705 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.995 orang.

Lebih lanjut ia jelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19.

Laboratorium itu berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta sampai dengan 31 Mei 2020 sebanyak 152.436 sampel. Pada 31 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 1.965 orang, 1.607 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 111 positif dan 1.496 negatif.

Pemeriksaan masif secara selektif terus dilakukan di daerah kelurahan terpilih yang dikaji secara epidemologis dan menurut kepadatan penduduk. Ada 58 kelurahan terpilih untuk menjalani rapid test. Sasaran ditujukan kepada warga lansia, warga dengan kasus penyakit tertentu, dan juga pada ibu hamil.

Total sebanyak 143.091 orang telah menjalani rapid test dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen dengan rincian 5.682 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 137.409 orang dinyatakan non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR. Bila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau rumah sakit atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1,5 - 2 meter, dan menjaga diri untuk tetap beraktivitas di rumah," seru Widyastuti.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar