Soal Perbup New Normal, Pemkab Cianjur Tunggu Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

  Senin, 01 Juni 2020   Budi Cahyono
Kasatpol PP dan Damkar saat melaksanakan imbauan pada masyarakat soal new normal. (Ayobandung/M Ikhsan)

CIANJUR, AYOJAKARTA.COM -- Peraturan Bupati (Perbup) Cianjur tentang pelaksanaan new normal tertunda, akibat tidak masuknya dalam daftar 102 daerah yang diberi kewenangan melaksanakan new normal oleh Tim Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan Covid-19.

“Kami akan tanyakan dulu perihal ini, karena kami baru tahu hari ini,” ujar Plt Bupati Cianjur Herman Suherman di Pendopo Cianjur, Senin (1/6/2020).

Herman Suherman menolak jika dikatakan mendahului kewenangan pusat dalam melaksanakan new normal, karena hanya mendengarkan dari Gubernur Jawa Barat saat video conference.

“Tidak lah, kami hanya mendengarkan dari Pak Gubernur. Daerah itu hanya menjalankan kebijakan dari pemerintah pusat,” katanya.

Meski demikian, Herman tetap akan melaksanakan simulasi new normal dengan membuka kembali mesjid, perkantoran, pasar dan pariwisata.

“Kami besok akan dilihat lsimulasi new normal, berdasarkan fase satu hingga empat sesuai dengan arahan pemerintah pusat,” ucapnya.

Pada intinya, terang Herman Suherman, dimulai dari ASN, Polri dan TNI akan menjadi contoh kehidupan yang lebih sehat dengan menjalanlan protokol kesehatan.

“Kita akan memulai kehidupan baru dengan hidup lebih sehat, tentunya dengan menjalankan protokol kesehatan dengan cara mencuci tangan, jaga jarak dan memakai masker,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Cianjur masuk zona biru yang artinya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah berakhir dan secara bertahap kembali akan normal, termasuk proses kegiatan belajar mengajar kembali di sekolah lagi.

Hal diungkapkan Herman Suherman usai video conference dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pendopo Cianjur, Jumat (29/5/2020).

“Setelah saya bersama jajaran Forkompida Cianjur melakukan vicon dengan Gubernur Jawa Barat, Alhamdulillah Cianjur masuk ke zona biru dan PSBB berakhir,” kata Herman Suherman pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon. (M Ikhsan)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar