Bantu Warga Terdampak Covid-19, Ratusan Nasi Boks Dibagi di Dua Kelurahan di Bogor

  Senin, 01 Juni 2020   Husnul Khatimah
Warga tengah menyiapkan nasi boks untuk dibagikan ke masyarakat terdampak Covid-19 di Bogor. (Ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Terbatasnya anggaran tidak menyurutkan niat warga Kelurahan Kebon Pedes untuk berbagi.

Meski sama-sama mengalami kesulitan di tengah pandemi virus Corona yang telah terjadi sejak Maret lalu ini, warga Kelurahan Kebon Pedes secara swadaya melakukan Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu) kepada warganya yang membutuhkan.

"Hari ini ada 150 nasi boks ditambah 100 paket sembako," ujar Lurah Kebon Pedes, Erwan Siswanto usai ditemui membagikan Gasibu dan sembako di lapangan kantor kelurahan Kebon Pedes, Senin (1/6/2020).

Erwan mengatakan, 150 nasi boks dan 100 paket sembako akan dibagikan ke-13 RW di Kelurahan Kebon Pedes. Ke depan pihaknya sudah merencanakan membentuk dapur umum yang akan dikelola karang taruna.

"Anggaran Gasibu dan swadaya. Untuk dapur umum kami pun masih mendapat dukungan para warga dan donatur," katanya. 

Camat Tanah Sareal, Asep Kartiwa mengatakan, di kelurahan-kelurahan pembagian Gasibu sudah dilaksanakan sejak masuknya pandemi virus Corona di Kota Bogor.

Meskipun tidak bisa rutin karena terkendala biaya, namun hal ini sangat membantu warga. Tak ayal pihaknya akan semakin berusaha membantu warga terdampak dengan membuka dapur umum.

"Harapan kami warga tetap di rumah agar pandemi virus Corona bisa segera berakhir. Dan lakukan protokol kesehatan yakni pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," katanya.  

Donasi Koin

Kemudian Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara juga melahirkan inovasi menghadapi pandemi Covid-19 secara gotong royong dengan melakukan donasi koin.

Donasi koin yang sudah berlangsung sejak awal pandemi Covid-19 ini nyatanya memberikan banyak manfaat. Pasalnya, dari donasi koin yang terkumpul, kelurahan Tegal Gundil bisa memberikan sembako kepada warga yang membutuhkan, memberikan donasi APD kepada Rumah Sakit dan menambah anggaran untuk Dapur Umum.

"Selain dari donasi dan swadaya anggaran dapur umum juga dibantu dari donasi koin," ujar Camat Bogor Utara, Dudi Fitri Susandi.

Dudi mengatakan, hari ini pihaknya memasak 250 boks nasi yang diperuntukkan untuk warga terdampak di empat kelurahan, Kecamatan Bogor Utara.

Saat pembagian nasi boks, Kelurahan dibantu RT RW untuk memastikan  hanya warga yang berhak menerima yang mendapatkan nasi boks, sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor Bima Arya.

"Insyaallah tepat sasaran karena list data penerima bantuan dilakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu," imbuhnya.

Ia menuturkan, sampai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir pada 4 Juni mendatang, pihaknya akan terus mengupayakan menarik donasi lebih banyak lagi agar kas dapur umum selalu terisi, sehingga Gerakan Nasi Bungkus selalu bisa dijalankan tanpa hambatan anggaran.

"Karena lewat program Gasibu ini sedikitnya bisa membantu warga yang membutuhkan. Alhamdulillah juga Kecamatan Bogor Utara terhitung yang paling aktif membagikan Gasibu," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar