Polres Cimahi Ungkap Peredaran Tembakau Sintetis 'Magic Barong'

  Selasa, 02 Juni 2020   Budi Cahyono
Tersangka dan barang bukti yang berhasil ditangkap Polres Cimahi (Dok Polres Cimahi)

CIMAHI, AYOJAKARTA.COM -- Polres Cimahi berhasil mengungkap peredaran tembakau sintetis yang laris manis di pasar gelap narkotika berlabel 'Magic Barong'. Dipasarkan secara online melalui media sosial, dua tersangka berinisial PS (20) dan DS (19) memproduksi sinte beromzet Rp175 juta per minggu.

Tersangka mengemas kembali tembakau biasa dan meraciknya hingga menjadi tembakau sintetis berbagai rasa dan merk. Penjualan dilakukan melalui akun instagram ZETAS.STUFF dengan produk Banana Candy, Nataradja Dance Shiva dan Bali Indonesia. 

“Biasanya pembeli memesan dan diantarkan langsung dengan pola COD (Cash on Delivery),” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki  usai penggeledahan di rumah kontrakan tersangka Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (1/6/2020) malam.

Yoris menyebut, tersangka PS membeli bahan baku berupa tembakau dan bibit narkotika (synthetic cannabinoid) yang didapat dari akun Instagram @COGODS dengan harga Rp16,5 juta.

Tersangka lain DS berperan untuk mempromosikannya di media sosial dan mengirim barang pada pemesan melalui sistem tempel.

Dalam sekali produksi, terang Yoris, para tersangka bisa mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp175 juta. Setiap 1 gram bibit (synthetic cannabinoid) dapat menghasilkan 50 gram tembakau sintetis dengan harga jual per 5 gram seharga Rp350 ribu sampai Rp400 ribu.

“Produk tersangka tersangka ini menyebar di Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan beredar juga di beberapa daerah di Pulau Jawa,” ungkapnya.

AYO BACA : Polres Cimahi Tangkap Warga Bandung Barat Racik Miras Impor Palsu

Penangkapan kedua tersangka dilakukan di pada hari Minggu (31/5/2020) dini hari di Jalan Pasir Kaliki Kelurahan Pasir Kaliki Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. PS mengatarkan lima plastik bening berisikan tembakau sintetis kepada anggota polisi yang menyamar sebagai pembeli.

Setelah itu, dilakukan pengembangan kasus ke Jalan Gg.Warna Cinta Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung dengan mengamankan DS.

“Di kamar kontrakannya, ditemukan barang bukti berupa tembakau sintetis diduga mengandung narkotika hasil produksi, alat bantu untuk memproduksi sabu, seperangkat alat untuk mengemas membungkus temabakau sintetis,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Cimahi AKP Andri Alam Wijaya menambahkan, narkoba sintetis tersebut sangat berbahaya jika dikonsumsi. Selain bisa mengganggu syaraf, efek yang paling fatal adalah kematian.

“Kalau terlalu sering bisa memutuskan syaraf, kemudian larinnya ke ginjal lalu meninggal dunia,” kata Andri.

Kembali didapati transaksi melalui media sosial, kata Andri, pihaknya akan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan online terutama transaksi narkoba.

“Tentunya kami akan segera melakukan pembekuan akun instagram tersebut, agar tidak ada lagi transaksi narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Cimahi,” pungkasnya. (Tri Junari)

AYO BACA : Polres Cimahi Sita 6.986 Minuman Keras Selama Ramadan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar