Pemprov Jabar Siapkan Upaya Normalisasi Sektor Pariwisata di Tengah Pandemi

  Rabu, 03 Juni 2020   Budi Cahyono
Keraton Kasepuhan Cirebon (dok)

CIREBON, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov Jawa Barat berencana menormalisasi pariwisata yang lumpuh akibat pandemi Covid-19, termasuk di Kota Cirebon.

Normalisasi akan dilakukan bertahap, menyusul penerapan konsep baru dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berupa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Secara bertahap, normalisasi akan dilakukan hingga Januari 2021. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jabar, Deddy Taufik mengungkapkan, tingkat kunjungan pariwisata di Jabar menurun 16% untuk wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik menurun hingga 70%.

AYO BACA : Menuju 'The New Normal' Pariwisata, Candi Borobudur Siap Dibuka Awal Juni

"Untuk menghadapi situasi ini, kami akan membangkitkan ekosistem pariwisata, mulai dari kebudayaan, industri, pemasaran, hingga ekonomi kreatifnya," katanya, Rabu (3/6/2020).

Taufik menilai, normalisasi sektor pariwisata harus dilakukan cepat. Tahap recovery akan dilakukan mulai Juni-Desember 2020, sampai memasuki Januari 2021.

"Perlu ada recovery ekonomi pariwisata karena bisnis pariwisata di Jabar, termasuk di Cirebon, terasa sekali (terpukul) di tengah pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.

AYO BACA : New Normal, Keraton Kesapuhan Cirebon Kembali Dibuka

Di Jabar sendiri, sedang diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional yang menitikberatkan pada pendekatan lima tingkat kewaspadaan di masing-masing kabupaten/kota.

"Untuk Cirebon, masuk zona biru. Ada 15 kabupaten/kota di Jabar masuk zona biru dan 12 Kabupaten/Kota zona kuning," bebernya.

Proses pemulihan sektor pariwisata, ditekannya tetap mengutamakan protokol kesehatan. Dia menegaskan, kedisiplinan merupakan kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita harus segera produktivitas dalam new normal, tapi tingkat kehati-hatian dan kewaspadaan harus tetap dijaga," tegasnya.(Erika Lia)

AYO BACA : Industri Pariwisata Paling Terpukul Akibat Pandemi Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar