>

Ganjil-genap Berlaku untuk Kios Pasar Selama Masa Transisi PSBB

  Kamis, 04 Juni 2020   Khoirur Rozi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Humas Pemprov DKI Jakarta)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menetapkan masa transisi PSBB sepanjang bulan Juni ini.

Aktivitas sosial dan ekonomi di DKI Jakarta akan dibuka secara bertahap. Salah satu yang akan dibuka adalah pasar. 

Di masa transisi ini, pasar dibuka dengan pembatasan maksimal 50 persen dari total kapasitas pengunjung. Anies juga menerapkan ganjil-genap untuk kios-kios yang berada di dalam pasar.

"Pasar dibuka dengan kapasitas 50 persen. Artinya apa kalau 50 persen pasar itu? Artinya, kios-kios di dalamnya dibuka berdasarkan hari. Toko dengan nomor ganjil buka di tanggal ganjil, toko dengan nomor genap buka di tanggal genap. Jadi beroperasi separuh," jelas Anies di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2020).

Kebijakan ini bertujuan mencegah kerumunan orang yang berpotensi menjadi sumber penularan COVID-19. Anies tidak ingin kondisi Jakarta saat ini malah kembali seperti Maret sampai April lalu saat wabah virus corona belum terkendali sama sekali.

Jika pada masa transisi ini lonjakan kasus COVID-19 kembali tinggi, Anies akan menutup seluruh aktivitas perekonomian termasuk pasar. Karena itu, dia mengimbau warga Jakarta menerapkan protokol kesehatan ketat dan disiplin.

"Kita melakukan transisi dari ketika kita melakukan pembatasan sosial secara masif, menuju kondisi aman, sehat, dan produktif. Kita ingin Jakarta kembali menjadi kota yang aman, sehat, kota yang bebas COVID-19 dan masyarakatnya bisa berkegiatan sosial ekonomi," imbuhnya.

Adapun pusat perbelanjaan atau mal dan pasar non-pangan dibuka kembali pada Senin 15 Juni 2020. Tapi masyarakat tetap diimbau untuk tidak beramai-ramai datang ke pusat-pusat perbelanjaan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar