Belum Bisa New Normal, Angka Reproduksi Covid-19 Kabupaten Bogor Masih 1,2

  Jumat, 05 Juni 2020   Husnul Khatimah
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin/ instagram

KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Bupati Bogor Ade Yasin, mengatakan Kabupaten Bogor belum bisa menerapkan new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Itu karena angka reproduksi Covid-19 masih di atas syarat tatanan hidup baru. 

"Berdasarkan angka reproduksi efektif yang dikeluarkan Bappenas, Kabupaten Bogor mencapai angka (Rt) 1,2, sementara untuk melaksanakan fase new normal diperlukan angka reproduksi efektif di bawah (Rt) 1," ujar Ade, Jumat (5/6/2020).

Dia mengatakan berdasarkan hasil perhitungan Gugus Tugas Jabar dengan menggunakan sembilan variabel untuk menentukan level kewaspadaan Kabupaten atau Kota, hasilnya terdapat 15 kabupaten dan kota masuk zona biru, 12 sisanya masuk zona kuning.

Kabupaten Bogor dan kabupaten kota yang berbatasan dengan DKI Jakarta termasuk kedalam level kuning dan belum bisa melaksanakan new normal atau di Jabar.

"Kabupaten Bogor belum bisa new normal tetapi harus melalui fase PSBB Proporsional secara parsial, yang akan dilaksanakan mulai tanggal 5 Juni 2020 sampai dengan 2 Juli 2020," kata Ade. 

Dia menambahkan bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor akan melakukan upaya untuk menekan angka reproduksi melalui penambahan jumlah Rapid Test dan swab di lokasi lokasi keramain, melakukan tracking, pola hidup sehat, dan mewajibkan penggunaan masker dan upaya lainnya. 

Untuk pelaksanaan PSBB Proporsional, Pemkab Bogor telah menerbitkan Perbup nomor 35 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Secara Proporsional Sebagai Persiapan Pelaksanaan AKB untuk Mencegah Dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bogor.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar