>

342 WNI dan 1 WNA ABK Kapal Pesiar MV Rotterdam Tiba di Tanjung Priok

  Senin, 08 Juni 2020   Widya Victoria
343 ABK dievakuasi dari kapal pesiar MV Rotterdam (Dispenal Lantamal III)

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM --- Sebanyak 342 Warga Negara Indonesia anak buah kapal (ABK) dievakuasi dari kapal pesiar MV Rotterdam yang berada di tengah laut menuju Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/6/2020).

Satu ABK kewarganegaraan Bosnia turut dievakuasi untuk kemudian kembali ke negaranya menggunakan pesawat udara. 

Proses evakuasi dipimpin langsung Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto selaku Dansatgas.

Kapal pesiar MV. Rotterdam berbendera negara Belanda, sebelumnya dari Reunion Francis tujuan Filipina/Manila. Kemudian bertolak ke Jakarta dan dengan menggunakan tunderboat dan pengawasan pengamanan langsung oleh Tim Satgas.

Sesampai di dermaga, tim satgas langsung melakukan penyemprotan disinfektan baik terhadap tubuh maupun barang bawaan ABK. Untuk barang bawaan diwajibkan melewati X-Ray dari Tim Bea Cukai dan juga pemeriksaan oleh K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III Jakarta.

Selanjutnya 343 ABK yang dievakuasi terdiri dari 330 pria dan 13 wanita itu menjalani tes swab di hotel tempat mereka menginap, sebelum kembali ke daerah asal. 

"Pemeriksaan swab test ini lebih akurat hasilnya dibandingkan rapid test, hasil swab test saat ini antara 2-3 hari saja, sudah dipastikan negatif atau positif, namun rata-rata hasilnya negatif," kata dokter Jefri Hasibuan Simbolon yang memimpin pemeriksaan kesehatan ABK.

Sementara itu, Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono mengatakan, evakuasi terhadap repatriasi atau pemulangan WNI yang bekerja di luar negeri ini dalam rangka penanganan COVID-19.

"Saat ini kita akan menerima sebanyak 343 ABK dari MV. Rotterdam berbendera Netherland, setelah melaksanakan protokol COVID-19,  mereka akan dibawa ke hotel untuk melaksanakan isolasi selama 14 hari,"

Menurutnya, ini merupakan kapal yang ke-12 dan sudah sekitar 3.163 ABK WNI yang sudah dievakuasi.

"Bila hasilnya ada yang positif akan dibawa ke RSD Wisma atlet, bila negative tentunya akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing oleh agen dan mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan kita selalu bekerja sama dengan instansi terkait.” terangnya. 

Saat proses evakuasi ABK kapal pesiar MV. Rotterdam tersebut turut hadir Wakil Dansatgas Kolonel Marinir Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I, Kapolres Pelb. Tj. Priuk AKBP Kurniawan Tandi Rongre, perwakilan dari KKP, Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea Cukai dan pihak agen kapal.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar