>

PSSI Susun Panduan Protokol Kesehatan saat Kompetisi Berlanjut

  Senin, 08 Juni 2020   Budi Cahyono
OSSI tengah menyusun pedoman protokol kesehatan saat kompetisi berlanjut. (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – PSSI sedang menyusun 5 panduan protokol kesehatan Covid-19 yang ditujukan ke berbagai sektor. Sebelumnya, beredar protokol kesehatan untuk penyelenggaraan pertandingan Liga 1 dan 2.

Ketua tim medis PSSI, dr Syarif Alwi mengatakan, masih ada 4 lainnya dan bakal dijadikan sebuah buku. Protokol tersebut meliputi Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Klub, pemusatan latihan timnas Indonesia semua kelompok umur, Sekolah Sepak Bola (SSB), dan kursus kepelatihan.

"Totalnya ada 5 pedoman. Kami akan buat semacam buku panduan untuk dicetak menjadi buku dan akan dibagikan supaya menjadi standar panduan," kata Syarif Alwi saat dihubungi.

Sebagai informasi panduan kesehatan ini disusun dari berbagai referensi. Diantaranya FIFA, WHO, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Liga Jerman (Bundesliga).

Mereka yang menyusun adalah Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi, Wakil Sekjen Maaike Ira Puspita, Direktur Teknik Indra Sjafri, Ketua Tim Medis PSSI dr Syarif Alwi, dokter Timnas Indonesia U-19 dr Dicky M Shofwan, dokter Timnas Indonesia U-16 dr Ifran Ahmad, dan dokter Timnas Putri Indonesia dr Leksolie Foes.

Sebagai informasi, ada tujuh poin dalam pedoman protokol kesehatan penyelenggaraan pertandingan Liga 1 dan 2, yaitu dasar pemikiran, panduan pencegahan dan pengendalian Covid-19 untuk klub sepak bola, panduan sebelum pertandingan, orang-orang yang boleh berada di Stadion, panduan saat hari pertandingan, panduan setelah pertandingan, dan penerapan higiene dan sanitasi lingkungan di area stadion.

Sementara pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 di klub ada lima bagian. Meliputi pencegahan dan pengendalian Covid-19 secara umum, pedoman untuk akomodasi hotel saat tim melakukan perjalanan tandang, rekomendasi prosedur untuk dugaan atau positif Covid-19, pedoman untuk higiene dan sanitasi lingkungan, dan kebutuhan tambahan.

"Yang pedoman pertandingan itu jadi panduan buat tim nanti bagaimana pertandingan dia harus bagaimana. Kalau pedoman klub untuk persiapan timnya," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar