52 Anggota Satrol Lantamal III Dibekali Wawasan Anti-Narkoba

  Rabu, 10 Juni 2020   Widya Victoria
Satkor Lantamal III mengikuti penyuluhan hukum (Dispen Lantamal III)

PONDOK DAYUNG, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 52 anggota Satuan kapal patrol (Satrol) Lantamal III mengikuti penyuluhan hukum tentang narkoba di Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2020).

Dalam kegiatan itu, Kadiskum Lantamal III Letkol Laut (KH/W) Nentin F dan Kasubdis Banhatkum Mayor Laut (KH) Kasman Yori Harefa memaparkan mengenai penyelesaian tindak pidana narkotika di Lingkungan TNI AL.

"Tindak pidana narkotika diatur dalam Bab XV Pasal 111 sampai dengan Pasal 148 UU 35/2009 tentang narkotika. Adapun narkotika dapat digolongkan menjadi tiga golongan yaitu narkotika Golongan I terdiri dari 161 jenis, narkotika golongan  II terdiri dari 95 jenis, narkotika golongan III terdiri dari 15 jenis sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No 50/2018 ttg perubahan gol narkotika," urai Nentin. 

Lebih lanjut Nentin menjelaskan bahwa ancaman bagi pengguna golongan I maksimal empat tahun, golongan II maksimal dua tahun, golongan III maksimal satu tahun. Sedangkan bagi pengedar, penyimpan dan produsen narkotika diancam hukuman pidana bervariasi dari minimal empat tahun sampai 20 tahun dan seumur hidup, dengan denda berkisar Rp 800 juta hingga Rp 10 miliar serta pidana tambahan dalam waktu tertentu atau seumur hidup, dan pidana mati.

"Sanksi pidana pada umumnya (kebanyakan) diancamkan secara kumulatif (terutama penjara dan denda)," imbuhnya.

Kadispen Lantamal III, Mayor Laut (T) Jusuf Ali menjelaskan, sesuai ST KSAL Nomor ST/107/2020 Tanggal 18 Februari 2020 tentang Penyalahgunaan Narkotika merupakan Tindak Pidana Penyelesaiannya melalui Pengadilan Militer untuk Prajurit, Pengadilan Umum bagi PNS. Mengingat tindak pidana narkotika di lingkungan Lantamal III dan jajaran hingga saat ini masih ditemukan, akibatnya dapat berdampak pada diri pribadi, keluarga dan institusi TNI AL. 

Sementara itu, Kadiskum Lantamal III berpesan kepada setiap prajurit agar meningkatkan iman/taqwa dengan pendekatan agama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing, memahami dan menghayati serta mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan Trisila TNI AL. Selain itu juga selalu mengingat  bahwa  akibat penyalahgunaan narkotiba bisa menyengsarakan anak, istri maupun orang lain/ 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar