15 RW di Jakarta Utara Terapkan PSBL

  Kamis, 11 Juni 2020   Aldi Gultom
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim. (Dok. Pemkot Jakut)

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM -- Ada 15 RW di Jakarta Utara masuk wilayah pengendalian ketat COVID-19.

Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Utara, Pemkot Jakut menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di 15 RW yang tersebar di 9 Kelurahan tersebut.

"Tim Gugus Tugas RW hanya mengisolasi lokasinya, bukan menutup total fungsinya. Mereka akan mengontrol alur masuk dan keluarnya warga setempat di lingkungan," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, Kamis (11/6/2020).

Gugus Tugas RW masing-masing juga wajib menyiapkan sarana cuci tangan, penyemprotan disinfektan terjadwal dan pengangkutan sampah sesuai protokol kesehatan COVID-19.

AYO BACA : Ini Dua RW di Kelurahan Cipinang Muara yang Masuk PSBL

Ke-15 RW yang masuk zona merah tersebut akan diawasi ketat oleh Tim Gugus Tugas tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga Kota. Gugus Tugas juga membuat check list data dan kebutuhan warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah

"Akan terlihat dari hasil check list, mana yang sudah sembuh dan masih dirawat," jelas Ali.

Pihak Puskesmas Kecamatan pun bakal melakukan swab test kepada sejumlah warga yang pernah kontak langsung dengan pasien COVID-19. Jika hasilnya positif dan memiliki penyakit bawaan, pasien akan dirujuk ke rumah sakit.

"Jika tanpa gejala dan memungkinkan isolasi mandiri di rumah, silakan saja dengan syarat mengikuti ketentuan protokol kesehatan," tutup Wakil Wali Kota Jakut ini.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar