>

Hore! Wisata di Lembang Beroperasi Kembali, Tapi…

  Jumat, 12 Juni 2020   Budi Cahyono
Pekerja penyemprotkan cairan disinfektan di tempat wisata Farm House, Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (12/6/2020). Jelang era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), sektor pariwisata di Lembang wajib menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LEMBANG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melonggarkan aturan dengan memperbolehkan objek wisata beroperasi kembali, Sabtu (13/6/2020). 

Syaratnya, pengelola wisata harus memberlakukan protokol kesehatan ketat, membatasi jumlah kunjungan hanya 30% dari kapasitas tempat dan hanya boleh dikunjungi wisatawan Jawa Barat.

"Mulai besok (Sabtu) objek wisata sudah bisa buka. Tapi kami akan tetap pantau soal penerapan protokol kesehatannya serta dievaluasi setiap pekannya. Tapi hanya untuk wisatawan Jawa Barat saja, kalau luar jangan dulu. Nanti Polisi dan TNI ikut mengawal," kata Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna saat memantau langsung persiapan objek wisata Farmhouse Lembang, Jumat (12/6/2020). 

AYO BACA : Akhir Pekan Ini, Tempat Wisata Lembang Kembali Dibuka

Bupati menegaskan, pengelola wisata juga harus menyiapkan pos terpadu COVID-19 bekerja sama dengan TNI/Polri sebagai antisipasi adanya pengunjung yang sakit. 

Untuk menghindari membeludaknya pengunjung disarankan tiket masuk juga dinaikan 30%. Disarankan tidak menerima kunjungan wisatawan dari luar Jawa Barat dengan melakukan pemeriksaan KTP.

Dirinya tidak ingin dibukanya tempat wisata jadi pemicu munculnya klaster baru persebaran COVID-19 di KBB. Apalagi saat ini KBB sudah berada di zona biru dan targetnya bisa masuk ke zona hijau dengan tidak temukan lagi kasus COVID. Untuk itu, semua wisatawan harus taat aturan menerapkan disiplin kesehatan.

AYO BACA : Akhir Pekan Ini, Tempat Wisata Lembang Kembali Dibuka

"Tiket masuk dinaikan 30%, kapasitas kunjungan dibatasi 30%, dan jangan dulu menerima wisatawan dari luar Jawa Barat. TNI/Polri juga akan ikut mengawasi dan membagi wisatawan ke obyek wisata yang lain supaya tidak ada penumpukan di satu titik," tegasnya.

Owner obyek wisata Farmhouse, Perry Tristianto mengaku siap membuka operasional wisatanya setelah tiga bulan tutup. Semua spot di obyek wisata yang dimilikinya sudah disterilisasi dengan disinfektan diberi tanda pembatas agar satu sama lain bisa menjaga jarak.

Termasuk menyiagakan petugas di pintu masuk untuk mengukur suhu tubuh setiap pengunjung. Untuk kenaikan tiket 30% seperti ke The Great Asia Afrika dari Rp50.000 jadi Rp65.000, Floating Market Rp20.000 jadi Rp30.000 dan Farmhouse Rp25.000 jadi Rp35.000.

"Kita siap buka besok, protokol kesehatan pasti dijalankan. Tiket dinaikkan dan kapasitas dibatasi, wastafel cuci tangan ditambah, dan ada pengecekan suhu di pintu masuk," ucapnya. (Tri Junari)

AYO BACA : Unit Rekreasi di Taman Impian Jaya Ancol Dibuka Bertahap

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar