>

Gereja di Jabar Diminta Maksimalkan Ibadah Online hingga Akhir Juni

  Sabtu, 13 Juni 2020   Budi Cahyono
Seorang petugas membersihkan kursi menggunakan cairan desinfektan di Gereja Katedral Santo Petrus, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Jawa Barat (Jabar) Paulus Wiyono meminta agar gereja-gereja yang berada di wilayah Jabar untuk tetap melaksanakan peribadatan secara online. Imbauan ini berlaku setidaknya hingga akhir Juni 2020.

"Kami menyarankan (peribadatan) masih (digelar secara) online. Kami berharap gereja-gereja memperhatikan dan menangkap pesan tersebut dengan baik. Sampai kondisi dan situasinya sudah lebih aman dengan risiko minimal," kata Wiyono pada Ayobandung.com, Sabtu (13/6/2020).

Faktor risiko penyebaran Covid-19 yang dinilai masih tinggi menjadi alasan PIGW Jabar mengeluarkan imbauan ini. Meskipun, pemerintah di sisi lain telah mengeluarkan kebijakan relaksasi dengan mengizinkan tempat ibadah dibuka selama masa PSBB proporsional dengan syarat menetapkan protokol kesehatan.

Imbauan ibadah daring ini yang dikeluarkan ini diharapkan dapat ditaati demi mencegah penyebaran virus. Pengurus gereja diminta untuk dapat memaksimalkan ibadah secara daring atau melalui rekaman audio/video yang dibagikan pada jemaah.

Kendati demikian, Wiyono mengatakan pelayanan yang tidak dapat digantikan secara online tetap bisa dilakukan dengan menetapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kalaupun ada yang harus melaksanakan kegiatan di gereja dengan berkumpul, harus dengan sangat ketat memperhatikan protokol kesehatan dan mengikuti prosedur. Pengurus juga harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat," ungkapnya.

Imbauan ini dikeluarkan berdasarkan hasil pertemuan gereja-gereja di wilayah Bandung Raya pada Kamis 11 Juni lalu. Di awal Juli 2020, pihak PGIW Jabar akan kembali melakukan rapat evaluasi terkait tata laksana ibadah selanjutnya agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. (Nur Khansa)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar