Dua Bulan Terakhir, Ekonomi Dominasi Penyebab Perceraian di Purwakarta

  Selasa, 16 Juni 2020   Editor
Ilustrasi perceraian

PURWAKARTA KOTA, AYOJAKARTA.COM -- Angka perceraian di Kabupaten Purwakarta mengalami lonjakan.

Panitera Pengadilan Agama Kelas II B Purwakarta Adam Iskandar mengatakan, ada sebanyak 81 perkara yang masuk pada bulan Mei lalu. Memasuk pertengahan bulan Juni sudah mencapai 136 perkara dengan rincian 104 perkara gugatan dan 32 perkara permohonan.

"Artinya ada peningkatan kasus jika dibandingkan bulan sebelumnya," ujar dia, Selasa (16/6/2020) seperti dimuat Ayopurwakarta.com.

Ia menyebut pasangan suami istri yang mengajukan permohonan cerai, sebagian besar dilatari faktor ekonomi. 

"Saya tidak tahu apakah menurunnya ekonomi dampak adanya corona atau bukan, yang pasti pemohon memilih untuk bercerai kebanyakan faktor ekonomi," kata Adam.

Sebelum masuk ke pokok perkara, pasutri mengikuti mediasi terlebih dahulu. Jika dalam mediasi mereka tetap memilih untuk bercerai maka masuk ke tahap selanjutnya.

"Mediasi itu wajib untuk menyelesaikan persoalan yang ada,  jika masih bisa dipertahankan kita sarankan untuk tidak pisah," ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar