>

Pemkot Nilai Tempat Wisata Bandung Belum Layak Dibuka

  Selasa, 16 Juni 2020   Budi Cahyono
Bandung Zoo menutup operasional selama PSBB berlangsung (Ayobandung.com/Nur Khansa)

AYO BACA : Kembali Buka, Orchid Forest Cikole Terapkan Protokol Kesehatan

AYO BACA : Jabar Perpanjang PSBB, Begini Tanggapan Pengelola Obyek Wisata di Cianjur

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Meski sejumlah sektor mulai kembali beraktivitas seiring dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional Kota Bandung, namun sektor pariwisata belum dapat beroperasi seutuhnya.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menilai tempat-tempat wisata di Kota Bandung masih harus melengkapi diri dengan protokol kesehatan yang sesuai.

Hal tersebut terungkap ketika Yana menyambangi tiga tempat wisata yang kerap ramai dikunjungi warga, yakni Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Taman Lalulintas, dan kolam renang umum Karang Setra, Senin (15/6/2020). Dia menyebutkan kesiapan protokol kesehatan tempat-tempat tersebut sejauh ini belum memenuhi syarat.

"Sarananya sebetulnya belum siap meskipun mereka sudah mengetahui prosedur kesehatan seperti apa. Ketiga tempat ini sebenarnya sudah boleh beraktivitas (berdasaran kategori tempat wisata), tapi domain ada di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dan Satpol PP," ungkap Yana.

Dari hasil diskusi disimpulkan bahwa pengelola tempat wisata di Kota Bandung dapat mengajukan surat ke Disbudpar Kota Bandung bila merasa fasilitas dan kecakapan pelayan telah memadai. Selain itu, mereka juga diminta untuk melakukan simulasi pencegahan penularan Covid-19 di tempat masing-masing.

"Jadi tergantung kesiapan pengelola, kapan mereka bisa melengkapi (prosedur kesehatan). Kalau sudah, bisa buat surat ke Disbudpar," ungkapnya.

Beberapa protokol kesehatan yang wajib dipenuhi tersebut di antaranya adalah tempat cuci tangan, antrean yang menerapkan physical distancing, sistem pengecekan suhu tubuh pengunjung, dan sebagainya. Fasilitas seperti wahana dan kantin belum boleh dioperasikan.

"Sebaiknya wahana itu jangan dulu dibuka, termasuk kantin. Itu tahap berikutnya. Kalau kolam renang ya yang dibuka kolam nya saja, kebun binatang pun (fasilitas melihat) binatangnya saja dulu. Di taman lalulintas hanya sepeda dan kereta saja, sisanya bertahap," ungkapnya.

Bila nanti tempat-tempat tersebut boleh kembali dibuka, Yana mengatakan kapasitas pengunjung pun masih tetap berada di batas maksimal 30%. Bila melanggar, operasional akan kembali ditutup.

"Kapasitas 30% dulu selama kita masih di zona kuning. Kalau ada standar yang tidak dilakukan nanti ditutup lagi," ungkapnya. (Nur Khansa)

AYO BACA : Sempat Ditutup Karena Covid-19, Taman Poci Kota Tegal Mulai Dibuka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar