Pemkab Bekasi Fasilitasi Rapid Test Covid-19 Santri Ponpes Gontor

  Selasa, 16 Juni 2020   Firda Puri Agustine
Sejumlah santri Ponpes Gontor melakukan rapid test yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi (foto Humas Pemkab Bekasi )

CIKARANG PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Pondok Pesantren Gontor Jawa Timur, melaksanakan rapid test Covid-19 bagi para santri dan ustaz yang bertempat tinggal di Jabodetabek.

Pelaksanaan tes kepada santri Pondok Pesantren Gontor dilaksanakan selama 3 hari pada 15, 18, dan 19 Juni 2020. Sebanyak 543 santri dan ustaz akan uji kesehatan di Poliklinik Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi.

Penanggung jawab pelaksanaan rapid test Covid-19 di Poliklinik Pemkab Bekasi dr Aab Sihabudin mengatakan bahwa rapid test yang  dilaksanakan pada pelajar seperti ini sangat penting dilakukan untuk menghambat penyebaran Covid-19.

“Nanti kan para santri di Gontor itu dari berbagai daerah. Takutnya dari sini ada yg terpapar dan kita tidak periksa dengan baik, nanti akan membawa virus itu ke sana. Kita tidak inginkan hal itu,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (16/6/2020).

Ia juga berharap semua hasil tes menunjukkan  hasil negatif, agar santri tidak menularkan kepada santri lainnya ketika kembali ke pondok pesantren.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan hasilnya non reaktif semua, supaya (virus corona) tidak menjalar lebih jauh lagi. Terus bisa menghentikan penyebaran dari Covid-19 itu sendiri,” ujarnya.

Selain rapid test, uji kesehatan ini juga berguna untuk mendapatkan surat sehat bagi santri, supaya dapat melanjutkan perjalanan kembali ke Jawa Timur.

"Surat sehat Ini dibutuhkan sebagai salah satu persyaratan perjalanan dibuktikan  dengan rapid test, " kata Maulana, koordinator rapid test santri dari pihak Pondok Pesantren Gontor.

Dia juga mengapresiasi langkah Dinas Kabupaten Bekasi dan pihak lainnya yang telah membantu terlaksananya uji kesehatan ini.

Liana, santri kelas 5 Pondok Pesantren Gontor berpendapat bahwa pelaksanaan rapid test seperti ini berguna untuk menjamin kesehatannya, agar tidak menularkan virus corona kepada santri lainnya.

“Menjamin kesehatan ketika nanti keberangkatan. Soalnya kan nanti kita ketemu berbagai daerah, jadi kita butuh hasil yang nyata buat menyatakan kita sehat atau enggak,” ucap Liana.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar