Tes Massal Corona di Pasar Cibinong, Empat Reaktif

  Rabu, 17 Juni 2020   Fitria Rahmawati
Tes massal corona, rapid test dan swab test dilakukan di Pasar Cibinong. Dari 195 orang yang telah diuji, empat di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19/ instagram: @ademunawarohyasin

KABUPATEN BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengatakan, masih akan terus menyasar tempat umum untuk dilakukan tes massal corona. Kali ini pihaknya bersama Badan Intelijen Negara (BIN) menyasar di Pasar Cibinong. Dari 195 orang yang dites, empat di antaranya reaktif.

Ade menambahkan, tes massal di pasar dilakukan setelah sebelumnya terdapat 34 pedagang reaktif Covid-19. Tes massal perlu dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

AYO BACA : Kabupaten Bogor Tetapkan Sukaraja Jadi Zona Merah Covid-19

"Kita khawatir, karena di Pasar Cileungsi banyak yang positif. Kita juga akan melakukan test secara massal di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Bogor," tutur Ade di Pasar Cibinong, Rabu (17/6/2020).

Staf Khusus Kepala BIN, Mayor Jenderal TNI Purn Neno Hermiano menejelaskan pihaknya telah menyediakan 1.000 alat rapid dan swab test untuk diujikan ke pedagang dan pengunjung pasar. Dalam uji ini, BIN juga membawa unit laboratorium bergerak untuk mempercepat pemeriksaan sampel swab.

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 Kabupaten Bogor Bertambah 5

"Jatah kita hari ini 1.000, kemudian ini terbuka untuk umum. Artinya diutamakan untuk masyarakat yang ada di pasar maupun masyarakat sekitaran pasar," kata Neno.

Sampai saat ini, telah ada 195 orang yang telah diuji. Empat di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19.

Nono mengatakan, rapid dan swab test yang disediakan dikonsentrasikan untuk mengentaskan klaster persebaran di tempat umum seperti pasar dan stasiun. Pasalnya, tempat umum seringkali menjadi kerumunan masyarakat.

Selain itu, dia meminta, masyarakat terlibat dalam memutus persebaran Covid-19. Dia berharap, masyarakat dapat lebih disiplin dalam meneggakan protokol kesehatan.

"Tetap memakai masker dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," jelasnya.

AYO BACA : Klaster Pasar Cileungsi Meluas, Pasar Masih Ditutup

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar