TNI AL Sudah Evakuasi 4.949 WNI ABK Kapal Pesiar Asing

  Selasa, 23 Juni 2020   Widya Victoria
Evakuasi 344 WNI ABK kapal pesiar MV Veendam, Senin (22/6/2020). (Dispen Lantamal III)

TANJUNG PRIOK, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 344 warga negara Indonesia yang menjadi anak buah kapal (ABK) kapal pesiar MV Veendam telah dievakuasi ke dermaga JICT II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (22/6/2020) kemarin.

 

Proses evakuasi pemulangan ratusan ABK itu dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal III Jakarta, Brigadir Jenderal TNI (Mar)  Hermanto selaku dansatgas. 

Kapal pesiar MV. Veendam berbendera Netherland bertolak dari Kolombo menuju Jakarta dan Benoa, Bali dengan menggunakan lima unit tunderboat dan pengawasan oleh tim Raider Kopaska Koarmada I bersama Satuan Patroli Lantamal III. 

Saat turun dari tunderboat, 344 ABK WNI yang terdiri dari 311 pria dan 33 perempuan itu langsung mendapat pengarahan dari Wadan Satgas Kolonel Marinir A. Beny Sarana mengenai peraturan penanganan kesehatan COVID-19 sampai diketahui hasilnya kurang lebih lima hari. 

Kemudian satu per satu ABK disemprotkan cairan disinfektan berikut barang bawaannya. Khusus untuk barang bawaan diwajibkan melewati X-Ray dari tim Bea Cukai dibantu pemeriksaan barang terlarang (narkotika) oleh K-9/Anjing Pelacak Pom Lantamal III. 

Setelah itu mereka diantar ke hotel yang ditunjuk sebagai tempat isolasi, untuk menjalani tes swab (PCR). Pemeriksaan dipimpin langsung oleh dr. Jefri Hasibuan Simbolon dari tim KKP Klas I Pelabuhan Tanjung Priok Jakut. 

"Kapal ini merupakan ke-16 berarti sudah sekitar 4.949 ABK dari jumlah tersebut ada 44 orang yang dinyatakan positif dan telah dibawa ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk diadakan pengobatan sampai dinyatakan negatif baru dikembalikan ke kampung halamannya" kata Hermanto.

"Dan setiap hari kita adakan evaluasi,"  lanjutnya. 

Hermanto juga mengatakan, sejak awal kegiatan diadakan breifing dan evaluasi pada siang hari untuk semakin baiknya pelaksanaan tugas. Ia bersyukur semuanya berjalan sangat baik karena tim selalu berkoordinasi dengan satgas yang ada dari beberapa kementerian terkait. 

"Terkait masalah fasilitas, saya yakin bahwa ABK ini jauh lebih baik di mana mereka tinggalnya di hotel, swab test dilaksanakan di hotel sehingga kenyamanan itu ada," ucapnya. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Dansatgas Kolonel Marinir A. Beny Sarana, Dansat Kopaska Armada I, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Kurniawan Tandi Rongre,Syahbandar, KSOP, Imigrasi, Bea cukai dan pihak agen kapal/principal.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar