--> -->

Tegakkan Protokol Covid-19, Anies Mengerahkan 5.500 Personel

  Jumat, 03 Juli 2020   Budi Cahyono
Petugas medis melakukan sosialisasi tes swab kepada pedagang di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis (2/7). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memperketat pengawasan di wilayah pasar selama masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Republika/Putra M. Akbar

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Pemprov DKI all out dalam menegakkan protocol Covid-19 di wilayah Ibu Kota. Untuk mengawasi protocol Covid-19 tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menurunkan 5.500 personel tersebar di 148 pasar.

"Gubernur mengerahkan 5.500 personel untuk disebar ke 148 pasar (di jakarta) untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan dengan sistem dua shift," ujar Direktur Keuangan dan Administrasi Perusahaan Daerah Pasar Jaya Ratih Mayasari saat mengisi konferensi pers virtual Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (2/7/2020).

AYO BACA : DKPKP DKI Jakarta Terjunkan 584 Petugas Untuk Periksa Hewan Kurban

Ratih menjelaskan, pasar di Jakarta dibuka sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi dimulai bulan lalu. Untuk itu, PD Pasar Jaya selaku pengelola telah bergerak cepat untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Protokol kesehatan ini terdiri dari pertama pedagang dan pembeli wajib menggunakan masker. PD Pasar Jaya juga membagikan face shield gratis ke pedagang, mengimbau pembeli yang usianya sudah lanjut untuk tidak mendatangi pasar, pengecekan suhu tubuh dan tempat cuci tangan di pintu masuk dan menerapkan alur keluar masuk bagi pembeli, serta sosialisasi menggunakan papan-papan pengumuman.

AYO BACA : PSI Sebut Pemprov DKI Gagal Menekan Penularan Covid-19 pada PSBB Transisi Fase Pertama

Selain itu, PD Pasar Jaya langsung kerja sama dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI melakukan swab test kepada 7.022 pedagang dan petugas parkir di pasar. "Hasilnya satu-dua persen yang positif Covid-19," katanya.

Selain itu, upaya lain untuk mencegah penularan Covid-19 dilakukan dengan penyemprotan disinfektan secara rutin di setiap pasar. Ia mengklaim, PD Pasar Jaya telah melakukan penyemprotan pasar secara rutin, dan jika ada yang terindikasi positif akan ada penutupan sementara untuk dilakukan pembersihan (penyemprotan disinfektan) selama tiga hari.

"Kolaborasi yang erat di pasar dengan seluruh dinas DKI, TNI / Polri dan masyarakat tetap dijalankan, kita harus tertib dan taat prosedur di pasar dan tidak ada lagi pelanggaran agar kedepannya menjadi lebih baik," ujarnya.

AYO BACA : Warga Minta Kasus Pembacokan dan Pengeroyokan Pemuda di Tebet Diusut Tuntas Polisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar