Tanya Jawab Fahri Hamzah dengan Dirinya Sendiri Soal Ekspor Benih Lobster… Ngeledek Ya Bang?

  Minggu, 05 Juli 2020   Eries Adlin
Fahri Hamzah/@fahrihamzah

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Politikus Fahri Hamzah yang kini bergabung dengan Partai Gelora sejak kemarin menjadi sorotan karena pemberitaan di majalah Tempo. Nama mantan Wakil Ketua DPR ini disebut-sebut ikutan dalam bisnis ekspor benih lobster alias benur yang belakangan diizinkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Bukan Fahri Hamzah namanya kalau ‘tidak melawan’ alias melakukan counter atas pemberitaan Tempo tersebut. Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan  era kepemimpinan Susi Pudjiastuti melarang ekspor benur. Beleid yang dirilis Susi kemudian dicabut oleh Menteri Edhy Prabowo.

Melalui akun Twitter pribadinya, Fahri seakan berdialog dengan dirinya sendiri untuk menjawab pemberitaan Tempo yang menyebut namanya dan Hashim Djojohadikusumo, adik kandung dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Menteri Edhy Prabowo berasal dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dibentuk oleh Prabowo.

Berikut ini tanya jawab Fahri dengan ‘dirinya sendiri’ dalam bebera cuitan, Minggu (5 Juli 2020) dengan tagar #FHvsTEMPO:

#FHvsTEMPO :

Tentang FH Kok Cawe2 Bisnis:

@fahrihamzah: Saya kan pensiunan (sejak 1/10/2020) jadi boleh bisnis sekarang...Wajah dengan air mata bahagia kalau saya nggak boleh jadi pengusaha trus saya harus jadi apa? Hampir 20 tahun kerja pemerintahan gak korupsi..masak gak boleh usaha ? Wajah dengan air mata bahagia

Tentang Bisnis di NTB:

@fahrihamzah: tentu saya pilih kampung halaman (NTB) dong. Biar punya efek kepada pembangunan daerah. Dulu saya mendorong pembangunan pakai dana negara (APBN) sekarang saya dorong pembangunan pakai dana swasta apa salahnya? #FHvsTEMPO

Tentang Mitra:

@fahrihamzah: Sy memerlukan kemitraan dengan teman2 investor dlm dan luar negeri untuk bisnis. Saya juga sedang mengembangkan sektor2 lain di NTB ;Pertanian, kelautan,  perkebunan, parawisata dll, agar nilai tambah dan dampak sosialnya  lebih massif. #FHvsTEMPO

Bisnis Lobster.

@fahrihamzah: saya bukan orang baru karena kami orang pesisir, saya dulu menghindari  terjun langsung karena menjabat. Tidak etis aja. Tapi keluarga saya juga keluarga nelayan dan petambak udang dan ikan... lobster bukan dunia baru. Saya paham peta. #FHvsTEMPO

AYO BACA : HARI RAYA IDULADHA: Tips Membeli Hewan Kurban Secara Online Di Tengah Pandemi Covid-19

Eksport disponsori Penyelundup?.

 

@fahrihamzah: Justru kalau eksport terbuka maka penyelundupan hilang. Logikanya ngapain nyelundup kalau jalur legal lebih jelas. Menurut saya justru penolakan eksport untungkan  penyelundup dgn  permainan terbatas dan menyogok  sepanjang jalan.

NELAYAN JADI KORBAN.

@fahrihamzah: Bisnis Lobster ini adalah bisnis nelayan pesisir yang hidup dari laut. Mereka ingin tangkapan mereka dibeli secara legal. Tidak seperti selama ini dibeli penyelundup.  Nanti mereka dikorbankan. Padahal itu hidup mereka sehari-hari.

KEBIJAKAN HRS BIJAK.

@fahrihamzah: Melarang nelayan kecil menangkap lobster kecil dan membebaskan pemodal besar adalah tindakan tidak bijak. Rakyat pesisir adalah kantong kemiskinan, pilihan bagi nelayan untuk mengubah nasib harus banyak.  Hidup mereka terbatas.

LOGIKA EKSPORT.

@fahrihamzah: Lobster itu produksi (netas) rutin. Minyak dan Mineral perlu jutaan thn. Kok gak dilarang?Tambang bisnisnya orang kaya. Lobster bisnisnya nelayan miskin.kok rakyat dilarang? Laut itu luas, 3 kali daratan. Punah itu fiksi yg tidak adil bagi nelayan.

MENATAP KE DEPAN.

@fahrihamzah: Sekarang ..kebijakan ini disambut pesta rakyat...Kita lupakan masa lalu tapi kita harus mau berbuat yg lebih baik... pengusaha sekarang diwajibkan bikin budidaya. Negara dapat pemasukan, nelayan dapat penghasilan, pengusaha menjadi mitra..

PENUTUP:

Kebijakan yg baik tetap harus diambil. Pengusaha hrs  didorong hidupkan sektor swasta. Negara gak  kuat jika penopangnya tdk banyak. Saya terima kasih disorot media, semoga jadi sebab bisa mendapat mitra dlm usaha. Namanya juga usaha, ada untung ada rugi. Itu biasa. Wajah menyeringai

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar