Aplikasi Jakarta Utara Sehad, Tangani Percepatan Covid-19 di Jakut hingga Tingkat RT

  Rabu, 08 Juli 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM – Polres Metro Jakarta Utara menciptakan karya inovatif dalam bentuk aplikasi untuk percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Jakarta Utara.

Aplikasi ini mendapatkan respons positif dari Pemkot Jakarta Utara dengan menggunakan dua aplikasi berbasis ponsel pintar (android) untuk percepatan penangan virus corona (Covid-19) hingga tingkatan RT/RW.

“Aplikasi ini merupakan karya inovatif Polres Metro Jakarta Utara,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko di Jakarta, Selasa (7/7/2020).

AYO BACA : Menangani Covid-19, Pemkot Depok Masifkan Penggunakan Aplikasi Picodep

Dua aplikasi itu yakni Jakarta Utara Sehad (Semangat Hadapi Covid) dan Pantau Jakarta Utara Sehad. Aplikasi itu digunakan sebagai wadah koordinasi dan komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Rukun Warga (RW) yang masuk dalam zona merah.

“Dua kelurahan yakni Sunter Jaya dan Pademangan Timur masuk kategori zona merah,” kata Sigit.

Pemkot terus melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi itu, salah satunya melalui aplikasi zoom dengan para ketua RT dan RW. Sigit berharap pengembangan aplikasi akan terus dilakukan secara kolaborasi antara pemerintah kota, TNI/Polri, dan unsur masyarakat.

AYO BACA : Swab Massal di Stasiun Bogor, Sasar Penumpang Pulang Kerja dari Jakarta

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi Susianto menjelaskan aplikasi itu merupakan sarana komunikasi antara penderita Covid-19 dan Gugus Tugas mulai dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan hingga kota.

“Yang selama ini, tugas yang sudah kita lakukan sekarang dibantu dengan teknologi,” ujar Budhi.

Selain itu, aplikasi tersebut juga mengakomodasi informasi pemberian bantuan sosial pemerintah kepada pasien. Sehingga, ada kontrol keseimbangan antara pasien dan petugas.

Sementara Ketua RW 06 Kelurahan Sunter Jaya Budi Wibowo berjanji akan segera menyosialisasikan aplikasi itu kepada warga yang terpapar Covid-19.

"Aplikasi ini sangat membantu tugas kami, karena data lebih transparan dan diperbarui setiap hari,” kata Budi.

AYO BACA : Apple Menghentikan Penerbitan Aplikasi Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar