Anies Sebut Jumlah Pemeriksaan PCR di Jakarta Lebih Banyak Dari Rekomendasi WHO

  Kamis, 16 Juli 2020   Khoirur Rozi
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/ instagram

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Jumlah pemeriksaan PCR di Provinsi DKI Jakarta dalan enam pekan terakhir terus meningkat. Bahkan jumlah tes telah melebihi rekomendasi organisasi kesehatan dunia (WHO).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, jumlah tes PCR di Jakarta 3,6 kali lipat dari rekomendasi WHO. Sampai dengan 15 Juli, Pemprov DKI telah melakukan pemeriksaan PCR terhadap 299.439 orang.

\"Ketentuan dari WHO adalah 1.000 testing per 1 juta penduduk dan Jakarta dengan jumlah penduduk 11 juta maka minimal Jakarya harus dilakukan 11ribu testing. Kita telah mencapai angka 3,6 kali lipat dari WHO,\" kata Anies, Kamis (16/7/2020).

AYO BACA : Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 304 Kasus

Menurut Anies, jumlah pemeriksaan tersebut mengambarkan bagaimana kondisi penyebaran virus di Jakarta. Pemeriksaan secara masif akan menjaring semakin banyak kasus positif Covid-19. Dengan begitu, pemetaan wilayah penularan dan tracing dapat dilakukan lebih akurat.

\"Dengan jumlah tes yang dilakukan 3,6 kali lipat dari standar WHO dan ini tes PCR maka kita bisa yakin bahwa data yang dihasilkan menggambarkan kondisi Jakarta yang sesungguhnya. Bila kita melakukan di bawah itu, data yang kita gunakan tidak bisa digunakan untuk menjadi acuan pengambilan keputusan,\" jelas Anies.

Untuk diketahui, jumlah kasus positif di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak 15.477 kasus. Dari jumlah tersebut, 9.855 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 721 orang meninggal dunia.

AYO BACA : Duh! Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Lebihi Batas Aman WHO

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar