Dua Hari Kabupaten Bekasi Tambah 15 Kasus Positif Covid-19

  Jumat, 17 Juli 2020   Firda Puri Agustine
ilustrasi penanganan pasien positif Covid-19 di China/ AFP

KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM  – Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi meningkat bulan ini akibat adanya klaster baru di kawasan industri. Peningkatan yang cukup signifikan terjadi dua hari terakhir.

Berdasarkan data real time yang ditampilkan website pikokabsi.bekasikab.go.id, Jumat (17/7/2020), total kasus positif mencapai 339 orang, naik 15 orang bila dibandingkan data pada Rabu (15/7/2020) yang tercatat 324 kasus.

Jika sebelumnya peningkatan kasus berasal dari luar wilayah Kabupaten Bekasi atau mereka yang bekerja di DKI Jakarta, kali ini mayoritas dari kawasan industri seperti pabrik Unilever Indonesia di Jababeka dan perumahan karyawan di Cikarang.

“Iya bulan ini memang mayoritas (kasus Covid-19) berasal dari sana (klaster industri). Makanya ini kami gencar melakukan swab test yang lebih masif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Jumat (17/7/2020).

Adapun perkembangan terbaru hari ini, total kasus positif 339 orang, dimana  253 dinyatakan sembuh, 21 meninggal dunia, 31 dirawat di RS, dan 34 menjalani isolasi mandiri.

AYO BACA : Kota Bogor Konfirmasi Tambahan 3 Pasien Positif Covid-19

Kemudian, kasus suspek berjumlah 1476 orang dimana 73 masih dalam pengawasan, dan kontak erat berjumlah 3842 dimana 47 masih dalam proses pemantauan.

Jumlahkasus suspek tersebut bertambah 11 orang apabila dibandingkan dengan data hari kemarin. Sementara jumlah kontak erat juga mengalami penambahan 2 orang dalam kurun waktu yang sama.

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
\n 
\nPencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Wagub DKI Ungkap 273 Pedagang Pasar di Jakarta Terpapar Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar