>

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud ke Komnas HAM

  Senin, 03 Agustus 2020   Budi Cahyono
Mahasiswa Unnes melaporkan Nadiem Makarim ke Komnas HAM. (dok)

SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia.

Salah satu mahasiswa Unnes yang ikut melaporkan Mendikbud, Franscollyn Mandalika mengatakan, jika ada beberapa hal yang menjadi dasar aduannya tersebut.

AYO BACA : Kemendikbud Rilis Pedoman Belajar Era New Normal, Begini Kata Mas Menteri Nadiem

"Yaitu berkaitan dengan kewajiban pembayaran biaya kuliah di masa pandemi Covid-19, kedua pembungkaman ruang demokrasi serta tindak represi yang terjadi di beberapa perguruan tinggi berkaitan dengan gerakan demonstrasi menuntut keringanan biaya kuliah di masa pandemi covid-19 ini," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (3/8/2020).

Di tengah merosotnya kondisi perekonomian nasional, lanjutnya, tentu dirasakan oleh mahasiswa maupun keluarga mahasiswa, kemudian tidak dinikmatinya hak berupa fasilitas dan layanan pendidikan secara penuh karena pembelajaran yang dilakukan secara daring. 

AYO BACA : Kunjungi Sekolah di Bogor, Menteri Nadiem Rencanakan Kurikulum Darurat

"Hal tersebut menimbulkan gejolak dan dinamika di kalangan mahasiswa yang menuntut adanya keringanan pembayaran biaya kuliah, karena ada hak dan kewajiban yang tidak berbanding lurus/setimpal di masa Pandemi Covid-19 ini," imbuhnya.

Franscollyn menambahkan, undang-undang mengatur tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat. Kemudian konstitusi negara Indonesia juga mengatur dan menjamin mengenai kebebasan berserikat, berkumpul dan menyampaikan pendapat. 

"Pembungkaman ruang-ruang demokrasi serta tindak represif yang kerap kali dilakukan oleh berbagai Universitas, terkhusus kepada para mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi maupun gerakan lain terhadap tuntutan keringanan biaya kuliah di masa pandemi jadi perhatian kami," tegasnya. (Vedyana)

AYO BACA : Komisi X Minta Nadiem Blak-blakan soal Dana POP

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar