Sosialisasi Gage Diperpanjang hingga 7 Agustus

  Kamis, 06 Agustus 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi pelaksanaan gege di Jakarta/ Suara.com

SIMPANG PANCORAN, AYOJAKARTA.COM - Masa sosialisasi penerapan kembali aturan ganjil genap (gage) kendaraan di DKI Jakarta diperpanjang hingga Jumat (7/8/2020). Sebelumya, masa sosialisasi akan selesai hari ini, Kamis. Perpanjangan masa sosialisasi ini berlaku di 25 ruas jalan yang akan diterapkan.

Kanit Satgatur Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Budi S mengatakan, perpanjangan sosialisasi ini membuat pengendara yang melanggar hanya mendapatkan teguran saja. Tilang baru akan diberlakukan pada Senin pekan depan. Namun, hal itu masih tentatif dan sewaktu-waktu bisa berubah.

"Belum (ada penindakan), tak jadi hari ini. Diperpanjang sosialisasi baru teguran-teguran saja," kata Budi kepada Suara.com - jaringan Ayojakarta.com di Jalan Gatot Soebroto Simpang Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020).

AYO BACA : Cek! Ini Ruas Ganjil-Genap yang Berlaku Lagi di Jakarta

"Kemungkinan hari Senin baru ada penindakan. Tapi masih bisa berubah juga," imbuhnya.

Terpisah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, masa sosialisasi sistem ganjil genap sebelumnya direncanakan berlangsung selama tiga hari, yakni sejak 3 hingga 5 Agustus. Namun, berdasar hasil evaluasi diketahui masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi tersebut.

"Alasannya (masa sosialisasi diperpanjang) kita mau memasifkan kembali informasi ini karena beberapa hari ini masih ditemukan pelanggaran. Kami menyakini ada beberapa masyarakat yang belum terinformasikan. Jadi kita mau memasifkan informasinya lagi," ujar Fahri.

AYO BACA : Ganjil Genap Berlaku, Penumpang Angkutan Umum Naik 4,4%

Sebelumnya, para pelanggar aturan gage akan mulai diberikan penindakan pada Kamis (6/8/2020) ini setelah masa sosialisasi diberikan selama tiga hari mulai Senin (1/8/2020).

Para pengemudi yang kedapatan melanggar sistem ganjil genap akan ditilang dengan Pasal 287 Ayat (1) mengenai pelanggaran rambu UU LLAJ No. 22 Tahun 2009. Adapun denda maksimalnya yakni Rp500 ribu subsider dua bulan kurungan.

Sistem ganjil genap diterapkan di 25 ruas jalan, di antaranya Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gadjah Mada, Jalan Pemuda, Jalan Suryopranoto, Jalan MT Haryono, dan Jalan Rasuna Said.

Kebijakan itu hanya diberlakukan hari Senin sampai dengan Jumat dengan dibagi ke dalam dua jadwal, yakni pagi dari pukul 06.00-10.00 WIB, dan sore dari pukul 16.00-21.00 WIB.

AYO BACA : Hari Pertama, 369 Kendaraan Melanggar Aturan Gage

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar