14 Hari Operasi Patuh Jaya, 99.835 Kendaraan Melanggar

  Kamis, 06 Agustus 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi. Penilangan dilakukan kepada para pelanggar aturan lalu lintas di Jakarta/ Republika

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Operasi Patuh Jaya 2020 yang berlangsung selama 14 hari sejak 23 Juli hingga 5 Agustus, telah menemukan 99.835 kendaraan yang melanggar baik roda dua atau pun roda empat. Kendaraan yang melanggar tersebut  diberi sanksi teguran hingga tilang.

AYO BACA : Hari Terakhir Operasi Patuh Jaya, Pengendara Motor Dominasi Pelanggaran

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari 99.835 kendaraan yang terjaring Operasi Patuh Jaya, sebanyak 34.152 pengendara diantaranya diberikan sanksi tilang. Sedangkan, 65.683 pengendara lainnya hanya diberi sanksi berupa teguran.

AYO BACA : 23.316 Pelanggar Terjaring Razia Patuh Jaya 2020

"Jumlah penilangan terbanyak terjadi pada hari keenam sebanyak 4.240 pelanggar ditilang. Pelanggar yang diberikan teguran ada 8.010," ujar Yusri, Kamis (6/8/2020).

Sebanyak 1.807 personel gabungan TNI-Polri dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta disiagakan dalam operasi tersebut.

Setidaknya ada 15 jenis pelanggaran yang menjadi target dalam pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020. Adapun rinciannya, yakni sebagai berikut;

  1. Menggunakan handphone saat berkendara;
  2. Menggunakan kendaraan bermotor di atas trotoar;
  3. Mengemudikan kendaraan bermotor secara melawan arus;
  4. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalur busway;
  5. Mengemudikan kendaraan bermotor melintas di bahu jalan;
  6. Sepeda motor melintas atau masuk jalan tol;
  7. Sepeda motor melintas di jalan layang non-Tol;
  8. Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL);
  9. Pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan;
  10. Mengemudikan kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan;
  11. Mengemudikan kendaraan bermotor tidak menggunakan helm SNI;
  12. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari;
  13. Mengemudikan kendaraan bermotor yang membiarkan penumpang tidak menggunakan helm;
  14. Mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup;
  15. Mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan.

AYO BACA : Operasi Patuh Jaya: 1.267 Pelanggar Ditindak, Tertinggi Lawan Arus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar