Setelah Prediksi Kedatangan Corona, Kini Bill Gates Ramal Akhir Dari Covid-19. Kapankah Itu?

  Jumat, 07 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
Bill Gates ketika menjadi pembicara di Ted Talk dengan judul The Next Outbreak? We're not ready pada 2015/youtube Ted Talk

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Pendiri Microsoft, Bill Gates, cukup menjadi perhatian masyarakat dunia setelah menjadi pembicara di acara TED Talks pada 2015. Dalam presentasinya ketika itu, Gates mengatakan bahwa akan ada sebuah virus yang kemudian menjadi pandemic dan bakal menyulitkan masyarakat dunia.

Virus itu, kata Gates, lebih berbahaya dari bahaya nuklir karena dapat membunuh puluhan juta orang. Tak disangka, lima tahun kemudian perkataan Gates pada acara itu menjadi kenyataan.

AYO BACA : Daftar Perkantoran Klaster Covid-19: Perusahaan Diminta Kooperatif

Bumi sedang sakit. Banyak negara terdampak akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Covid-19 muncul di akhir Desember 2019 di Kota Wuhan Cina, yang saat ini telah memakan banyak korban jiwa di berbagai belahan dunia.

Kini, Gates muncul kembali dengan prediksinya mengenai kapan Covid-19 akan berakhir. Dia memprediksi bahwa Covid-19 akan hilang pada akhir 2021.

Lebih lanjut, Gates juga memprediksi jumlah kematian akibat Covid-19 secara global yang akan terus meningkat dalam tiga atau empat bulan kedepan.

AYO BACA : Mau Jadi Pegawai Setempat Kedutaan di Luar Negeri? Ini Enak & Gak Enak-nya

“Jumlah korban di tingkat global diperkirakan melebihi satu juta kematian. Jika semuanya berjalan dengan baik, jumlah itu bisa kurang dari 1,5 juta,” kata Gates dalam wawancaranya dengan parismatch.com, Kamis (6 Agustus 2020).

Namun Gates mengatakan prediksinya itu bisa saja salah jika obat-obatan dan vaksin Covid-19 dapat lebih cepat ditemukan.

“Untuk vaksin, saya kira akan jadi pada akhir 2020 atau paruh pertama 2021. Ada beberapa teknologi yang bersaing, termasuk antibodi monoklonal yang memberi saya banyak harapan dan keyakinan,” ujar salah satu orang terkaya di dunia itu.

“Setelah itu, harus disetujui, kemudian didistribusikan,” tambahnya.

Tak sampai sana, Gates mengkhawatirkan negara berkembang ketika vaksin Covid-19 pada akhirnya berhasil ditemukan. Dia menyebut tantangan utama ketika vaksin Covid-19 ditemukan adalah negara yang memiliki banyak kasus Covid-19, tapi tidak mempunyai cukup dana untuk membelinya.

Maka dari itu, yayasan milik Gates sedang berusaha mengatur pembuatan vaksin dalam jumlah besar. “Kami mendanai banyak proyek ilmiah. Setiap hari, saya berbicara dengan pimpinan laboratorium. Saya coba cocokkan dengan produsen yang kompatibel, yang akan segera memproduksi miliaran dosis,” tegasnya.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar