>

Harga Masker Melambung saat Pandemi, Masyarakat Mengadu ke YLKI

  Senin, 10 Agustus 2020   Khoirur Rozi
Ilustrasi jualan masker. [Suara.com/Alfian Winanto]

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima sejumlah aduan masyarakat selama pandemi Covid-19. Salah satu aduan yang cukup banyak adalah terkait harga masker. Diketahu, harga masker sempat melonjak tinggi pada Maret lalu atau saat awal wabah Covid-19 masuk ke Indonesia.

Sebanyak 33,30 persen dari total aduan yang masuk adalah terkait harga masker. Selain masker, masyarakat juga mengeluhkan harga dan stok hand sanitizer serta obat-obatan lainnya.

AYO BACA : 10 Karyawan Non-Medis RS Azra Dinyatakan Negatif usai Dua Klai Diswab

"Masalah produk kesehatan dari awal pandemi sampai sekarang masih menjadi pengaduan yang tinggi, atau setidaknya nomor dua dari aduan yang masuk ke YLKI yakni 33,30," kata Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi saat telekonferensi pers melalui akun Facebook YLKI, Senin (10/8/2020).

Tulus berharap aduan masyarakat itu menjadi perhatian serius pemerintah selama masa pandemi ini. Sebab produk kesehatan terutama yang berkaitan dengan upaya pencegahan virus menjadi produk vital bagi masayarakat selama wabah ini berlangsung.

AYO BACA : Pabrik Mebel PT Wintrad Jaya Cakung Kebakaran, Saksi Dengar Ledakan

"Inilah yang harus kita perhatikan, dan terkhusus bagi BPOM dan Kementerian Kesehatan karena ini memang menyangkut masalah kesehatan di masa pandemi," ujar Tulus.

Selain masalah produk kesehatan, YLKI juga mencatat aduan tertinggi pada masalah pengembalian dana atau refund hotel dan transportasi sebesar 38,80 persen. Kemudian, pada posisi ketiga, 11,11 persen masyarakat mengadukan restrukturiasi hutang.

Kerumunan orang di supermarket dan halte bus juga banyak dikeluhkan masyarakat. Tercatat 5,50 persen dari total aduan yang masuk ke YLKI mengeluhkan hal tersebut. Berikutnya pengguna Transjakarta juga mengadu kepada YLKI perihal penghapusan sejumlah rute pada masa PSBB di Jakarta.

AYO BACA : 10 Startup Teknologi Digandeng MRT untuk Program MRTJ ACCEL

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar