Polisi Bekuk Geng Motor Brutal di Bogor, Beraksi dengan Senjata Tajam

  Senin, 10 Agustus 2020   Husnul Khatimah
Polisi tangkap lima anggota geng motor yang menjarah sebuah bengkel di Kecamatan Bogor Selatan. (ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Polresta Bogor Kota menangkap lima anggota geng motor setelah mereka melakukan aksi penjarahan di sebuah bengkel di Kecamatan Bogor Selatan. 

Kapolresta Bogor Kota, Kombespol Hendri Fiuser mengatakan anggota geng motor tersebut juga melakukan pembacokan kepada korban hingga menyebabkan luka. 

AYO BACA : Polisi Tangkap Pemerkosa di Bintaro, Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Kejadian berawal saat pelaku geng motor melakukan sweeping di Kampung Cipinang Gading, Kota Bogor. Dalam perjalanan para pelaku melihat bengkel yang masih buka.

"Dalam bengkel ada sekitar 5 orang di dalamnya kemudian sekitar 10 orang rombongan geng tersebut turun dan langsung menyerang orang-orang yang berada di dalam di bengkel tersebut," ujar Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Senin (10/8/2020).

AYO BACA : Polisi Dalami Pelaku Penembak Misterius di Tangsel

Dia menjelaskan saat penjarahan pelaku berinisial TJ menyerang saksi Fahrio ke arah kanan menggunakan senjata jenis samurai sambil berlari ke arah perumahan BNR. 

Pelaku berinisial AJEB membacok menggunakan celurit pada Wahyudin sambil berlari yang mengenai bahu tangan sebelah kiri hingga korban terjatuh.

"Sementara itu pelaku Benny mengancam korban lainnya dengan golok panjang dan pelaku Asep menyoraki dari depan bengkel sambil memegang senjata tajam jenis golok," kata Hendri.

Dia menambahkan bahwa pelaku juga merampas sejumlah barang berharga milik korban mulai dari telepon genggam hingga kampas rem motor.

Atas perbuatannya para tersangka terancam pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

AYO BACA : Polisi Tangkap 2 Pelaku Tawuran di Bogor yang Tewaskan Seorang Pelajar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar