Pemprov DKI Perkuat Peran Etnis Tionghoa dalam Pembangunan Jakarta

  Selasa, 11 Agustus 2020   Aini Tartinia
Dialog kebangsaan FKUB DKI Jakarta dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, TMII, Jakarta Timur Selasa (11/08/2020) (dok: beritajakarta.id)

CIPAYUNG, AYOJAKARTA.COM – Memperingati HUT ke-75 RI, Pemprov DKI Jakarta melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta memperkuat peran etnis Tionghoa dalam pembangunan Indonesia, khususnya Ibu Kota Jakarta.

Bahkan, interaksi antara warga Tionghoa dan masyarakat Betawi sudah berlangsung sejak masih berbentuk Nusantara.

AYO BACA : HUT RI ke-75, Ancol Tebar Promo Tiket Masuk, Simak Caranya!

Hal itu dikatakan Wakil Gubuernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam rangkaian kegiatan dialog kebangsaan “Sejarah Peran Tionghoa dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.”  di Taman Budaya Tionghoa, TMII, Jakarta Timur.

“Dalam sejarah Indonesia tercatat jauh sebelum kapal portugis datang, para pedagang Tionghoa telah masuk ke tanah Betawi untuk berniaga. Ini berarti komunikasi awal warga Tionghoa dengan masyarakat Betawi di Pulau Jawa sudah berlangsung sejak lama,” kata Riza seperti dikutip beritajakarta.id, Selasa (11/08/20).

AYO BACA : Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara 44 Perusahaan Akibat Adanya Kasus Covid-19

Politikus Gerindra itu menjelaskan, terdapat empat orang dari Tionghoa yang berperan penting dalam perumusan Kemerdekaan RI, yakni Liem Koen Hian, Oey Tiang Tjoei, Oei Tjong Hauw dan MR Tan Eng Hoa. Oleh karena itu, Riza mengajak generasi milenial menumbuhkan kesadaran keberagaman bangsa dengan memelajari sejarah Tionghoa di Jakarta.

“Berbeda tapi tetap satu. Mulai dari yang alami dan historis, baik geografis, sosial, agama, Bhinneka Tunggal ika. Memiliki kesamaan tekad untuk Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Riza menambahkan, etnis Tionghoa telah berperan besar dalam sejarah penciptaan teknologi di bidang pertanian, pertambangan, teknologi kuliner dan busana yang berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pemahaman yang kurang lengkap atau bahkan tidak lengkap terhadap eksistensi etnis Tionghoa di Indonesia menjadikan jarak yang lebar dengan etnis lainnya,” kata Riza.

Selain Riza Patria, dalam acara tersebut juga hadir Kepala Badan Kesatuan, Bangsa, dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri, Ketua FKUB DKI Jakarta, Dede Rosyada, para pengurus FKUB Kota dan Kabupaten, serta para pimpinan Majelis Agama-Agama Tingkat Provinsi DKI Jakarta.

AYO BACA : Kampung Haji Tiung Tugu Selatan Bersolek Sambut HUT RI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar