Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Hari Ini: Di Atas 500 Kasus

  Rabu, 12 Agustus 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi wabah virus corona/ shutterstock

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta mencatat bahwa kasus harian Covid-19 di Jakarta masih di atas 400 kasus. Per hari ini, Rabu (12/8/2020), dilansir dari corona.jakarta.go.id mencatat ada 578 kasus positif di DKI Jakarta.

Namun, tingginya kasus positif hari ini diikuti oleh tingginya penambahan jumlah angka sembuh. Hari ini, ada sebanyak 422 kasus sembuh di DKI Jakarta.

Dinkes mencatat total kasus positif Covid-19 di DKI mencapai 27.242 kasus. Total angka itu termasuk 2.717 dirawat, 17.349 berhasil sembuh, 968 orang meninggal dunia, dan 6.208 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan, sebanyak 14.983 kasus ditemukan kasus tanpa gejala, 8.717 kasus ditemukan dengan gejala, dan 3.542 kasus belum diketahui.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memasifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat sehingga memperkecil potensi penularan Covid-19.

Di kesempatan lain, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Weningtyas Purnomorini, memaparkan data terkini dari Dinkes DKI Jakarta yang sudah melakukan tes PCR sebanyak 6.914 spesimen.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.994 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 721 positif dan 5.273 negatif. Dari 721 kasus positif, 128 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk jumlah tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 42.665. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 47.106,” ujarnya seperti termaktub dalam siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (8 Agustus 2020).

Menurut catatan corona.jakarta.go.id, per 11 Agustus 2020, jumlah positivity rate spesimen harian di Jakarta mencapai 10,9%. Weningtyas menjelaskan WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu.

AYO BACA : Ini 7 dari 267 Kelurahan di DKI Jakarta Yang Bebas Kasus Positif Aktif Covid-19 (11 Agustus)

Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu atau 1.521 orang per hari. 

“Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah empat kali lipat standar WHO,” imbuhnya.

Kondisi wabah di sebuah daerah hanya bisa diketahui melalui testing. Strategi tes-lacak-isolasi sangat penting dilakukan dalam penanganan wabah. Jumlah tes yang tidak memenuhi standar WHO berakibat makin banyak kasus positif yang tidak terlacak.

Jakarta telah memenuhi standar itu bahkan melebihinya. Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 54 laboratorium pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

 

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal Covid-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Kasus Harian Covid-19 Indonesia Hampir Capai 2 Ribu

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar