--> -->

Lagi, Pemerintah Bakal Gelontorkan Subsidi Pulsa untuk Belajar Daring

  Kamis, 13 Agustus 2020   Aini Tartinia
ilustrasi belajar online (dok Ayomedia)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengkaji untuk memberikan subsidi pulsa bagi dosen, guru, mahasiswa dan siswa. Sebab, selama pandemi Covid-19 ini, proses belajar mengajar dilakukan secara daring.

“Kemarin Kominfo sendiri bersama Kemenkeu dan Kemendikbud sekarang sedang mempelajari apakah ada juga bantuan subsidi pulsa untuk dosen, guru dan para murid,” kata Erick dalam webinar, Rabu (13/8/2020).

AYO BACA : 4 Syarat Belajar Tatap Muka Bisa Berlangsung, Orang Tua Dapat Menolak Lho Kalau Tidak Setuju

Kendati demikian, Erick belum dapat menjelaskan terperinci mengenai kebijakan tersebut. Hal itu dikarenakan Komite Penanganan Covid-19 dan PEN tidak memegang anggaran dan program tersebut, melainkan memastikan percepatan support dan sinkronisasi.

“Tapi saya juga belum bisa presentasi detail karena itu digodok kementerian lain,” ujarnya.

AYO BACA : Teruntuk Murid di Jakarta, Kalian Masih Harus Belajar dari Rumah Dulu Ya….

Namun, lanjut Erick, pemerintah sebenarnya telah memberikan subsidi pulsa melalui PT Tekom Indonesia Tbk (TLKM) bersama Kominfo sudah memberikan pulsa murah sebanyak Rp1,7 triliun.

“Bahkan perbulannya untuk Telkom dan Telkomsel Rp1,4 triliun. Tapi catatan datanya ada di Kominfo,” kata Erick.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan pemerintah tengah menggodok skema bantuan pendidikan dalam bentuk pulsa hingga ponsel.

Langkah ini diharapkan dapat membantu pelajar dari keluarga miskin selama ini kesulitan melakukan kegiatan pembelajaran secara virtual atau belajar daring

\"Ini jadi tantangan baru yang harus kita pecahkan dan kita sedang bahas dengan kementerian terkait gimana kita bisa bantu keluarga-keluarga ini,\" kata Sri Mulyani dalam webinar di Jakarta, Selasa (11/08/2020).

AYO BACA : Ini Ketentuan Belajar Tatap Muka Sesuai Keputusan 4 Menteri, Sekolah di Jakarta Masih Belum Bisa?

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar