Sevilla vs Man United, Uji Kecerdasan Taktikal Lopetegui Kontra Ole Gunnar

  Minggu, 16 Agustus 2020   Budi Cahyono
Gestur pelatih Sevilla, Julen Lopetegui pada laga perempatfinal Liga Europa 2019/2020 kontra Wolves, Rabu (12/8/2020) dini hari WIB. [Friedemann Vogel / POOL / AFP]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Manchester United akan mempertaruhkan segala kemampuannya untuk mengalahkan Sevilla di partai Liga Europa di Stadion RheinEnergie, Cologne, Jerman, Senin (17/8/2020) dini hari WIB.

MU melaju ke empat besar dengan langkah mulus. Penghuni Old Trafford ini tampil menggila usai restart kompetisi usai pandemi Covid-19. Ini akan menjadi pertemuan ketiga MU versus Sevilla di arena Eropa.

Dua pertandingan awal terjadi di babak 16 besar Liga Champions 2017/2018. MU dipecundangi Sevilla dengan skor 2-1 di Old Trafford. Sebelumnya kedua tim bermain imbang 0-0 di Sanchez Pizjuan.

Juru racik Sevilla, Julen Lopetegui, sudah tak sabar bertemu “kolega’-nya tersebut di pentas sepak bola kasta kedua Eropa. Baginya, MU adalah lawan yang menarik untuk ditaklukkan.

"Kami cukup tenang, siap bertanding dan tak sabar sepak mulai segera digelar. Ini tim yang ambisius," kata Lopetegui dalam jumpa pers pralaga dilansir laman resmi UEFA, Minggu (16/8/2020) WIB.

Aura positif jelang pertandingan dirasakan di ruang ganti. Lopetegui menyebut, suasana ruang ganti sangat bergairah dan tak sabar melakoni partai penuh gengsi kontra MU.

"Ini versi terbaik MU dalam beberapa tahun terakhir. Mereka berada di jalur bagus dan tak terkalahkan sejak Januari di liga sekompetitif Liga Premier Inggris," katanya.

"Kami menghadapi tim yang lengkap dan akan memaksa kami tampil sebaik mungkin," ujar Lopeteguei melengkapi.

Sevilla dikenal dengan formasi 4-3-3. Kekuatan tim ini berada pada kedisiplinan dan kecepatan lewat trisula mautnya. Sementara MU di bawah taktikal muda Ole Gunnar Solksjaer diprediksi menurunkan formasi terbaiknya, 4-2-3-1.

Lebih jauh lagi, Lopetegui menilai panggung sekelas semifinal Liga Europa adalah buah dari kerja keras timnya sepanjang musim ini.

"Kami senang tampil di laga sepenting ini. Ini apa yang kami upayakan sepanjang musim, agar berkesempatan main di laga spesial melawan tim besar," pungkasnya.

Jika berhasil melewati MU, Sevilla berpeluang menambah koleksi trofi kompetisi kasta kedua Eropa yang saat ini sudah lima buah mereka miliki, sekaligus peraih terbanyak.

Strategi Kejut

Ole Gunnar wajib ekstrawaspada. Sebelumnya Sevilla menyingkirkan konstestan Inggris lainnya, Wolverhampton, di perempat final. Artinya, Lopetegui memiliki strategi antitesa klub-klub Inggris yang dikenal dengan permainan cepatnya.

Lima gelandang MU, Matic, Pogba, Greenwood, Bruno Fernandes, dan Rashford memiliki kemampuan membantu serangan menopang kecepatan dan kelihaian Martial.

Sekali lagi, yang dihadapi adalah tim Spanyol, yang selalu memiliki strategi mengejutkan saat bertemu tim-tim Inggris.

Dilansir dari laman resmi klub Manchester United, Ole optimistis Bruno Fernandes dan kolega mampu mengatasi perlawanan Sevilla yang dikenal liat.

“Inilah waktunya untuk melangkah dan Anda harus memiliki fokus 100 persen. Dalam setiap permainan, setiap tim bisa menang atau kalah. Dan kami telah belajar bahwa itu sangat menyakitkan ketika kalah di semifinal,” jelas Ole.

Senada dengan Sevilla, pasukan Setan Merah sudah tak sabar menanti pertandingan yang penuh gairah tersebut. Bagi MU, Liga Europa adalah perjalanan terakhir untuk meraih trofi.

“Saya hanya ingin mereka (pemain) menikmati semifinal. Kami harus mencapati tiga semifinal, tetapi kami ingin melangkah lebih jauh. Tim sudah siap secara fisik dan mental,” tegas Ole.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar