BLT ATAU SUBSIDI UPAH DIRILIS 27 AGUSTUS: Cek Rekening, Tapi Belum Dapat?Jangan Kecil Hati, Mungkin Giliranmu di Tahap Selanjutnya

  Kamis, 27 Agustus 2020   Aini Tartinia
ilustrasi (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau yang dulu disebut dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp600ribu per bulan selama empat bulan untuk pekerja formal bergaji di bawah Rp5 juta mulai cair hari ini.

Sejumlah netizen di media sosial Twitter mulai membagikan foto bukti saldo masuk rekeningnya di media sosial.

Jumlah saldo yang diterima adalah Rp 1,2 juta. Besaran tersebut merupakan akumulasi dari bantuan yang cair per dua bulan sekali ini.

"Pagi...Siapa yg uda terima subsidi gaji 600ribu? Aku cek rekening berkali2 tapi gk dapet," unggah akun @Louis_Lie_

"Menanti saldo BLT masuk ke rekening, wkwkwkwk meskipun belum juga," ujar @khusnulmutmaina

"Pesimis gw BLT gak bakal dapet," kata @RamadantiC

Sebaliknya, tidak perlu berkecil hati jika belum ada tambahan dana yang masuk ke rekening. Bisa jadi nama kalian masuk dalam pencairan BSU atau BLT pada tahap kedua dan seterusnya.

Diketahui, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberi waktu BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek untuk merampungkan validasi data calon penerima subsidi gaji hingga akhir September 2020.

Ida mengatakan data pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dan layak mendapatkan subsidi gaji mencapai 15,7 juta orang. Namun, hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan baru merampungkan validasi data sebanyak 10,8 juta atau 69%.

"Kami terus mendorong agar seluruh target penerima subsidi upah atau gaji dapat dipenuhi BPJS Ketenagakerjaan akhir September 2020," katanya dalam rapat kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (27/8/2020).

Ida mengungkapkan dari total 15,7 juta pekerja yang ditargetkan mendapatkan subsidi gaji, BPJamsostek telah mengumpulkan 13,8 juta data nomor rekening atau 88%. Meski demikian, data yang tervalidasi baru 10,8 juta.

BPJamsostek juga telah menyerahkan 2,5 juta data rekening calon penerima subsidi gaji yang telah divalidasi kepada Kemenaker. Para pekerja itulah yang akan menerima subsidi gaji tahap pertama.

"Para pekerja akan dapat subsidi gaji Rp600 ribu per bulan selama empat bulan atau senilai total 2,4 juta, tetapi pembayaran dilakukan setiap dua bulan dengan masing-masing sebesar Rp1,2 juta. Proses penyaluran subsidi upah atau gaji dilaksanakan lewat bank Himbara langsung ke rekening pekerja," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto mengatakan data calon penerima subsidi gaji harus melewati proses validasi secara berlapis, bahkan hingga ke perbankan yang menerbitkan nomor rekening pekerja.

Dia berharap perusahaan sebagai pemberi kerja juga kooperatif melaporkan data para pekerjanya yang layak memperoleh subsidi gaji.

"Sisanya kami kembalikan kepada pemberi kerja untuk diberikan perbaikan," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar