Jadwal Pencairan BLT atau Subsidi Upah Pekerja: Belum Masuk Rekening Rp1,2 Juta? Coba Cek Penyebabnya

  Sabtu, 29 Agustus 2020   Eries Adlin
Ilustrasi/Republika/Prayogi

 

TEBET. AYOJAKARTA.COM – Bantuan subsidi upah (BSU), awalnya disebut bantuan langsung tunai (BLT), untuk pekerja dan buruh formal sebesar Rp600 ribu per bulan untuk empat bulan resmi dirilis Presiden Joko Widodo pada Kamis, 27 Agustus 2020.

Kalian merasa termasuk dalam kriteria calon penerima subsidi upah atau BLT pekerja dan buruh formal karena tercatat sebagai peserta aktif di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan?

Kalau iya, sudah masukkah ke rekening kalian dana Rp1,2 juta dari pemerintah itu? Dana subsidi upah atau BLT pekerja formal dan buruh itu memang dilakukan dalam dua kali pengiriman masing-masing Rp1,2 juta.

Kalau belum masuk, mungkin bisa bersabar dulu barang satu dua hari lagi. Meski sudah dirilis pada Kamis lalu, pengiriman dana subsidi upah atau BLT pekerja dan buruh formal batch atau tahap pertama itu mencapai 2,5 juta rekening. Jadi jelas membutuhkan waktu.

Meski begitu, kalian juga perlu mengecek segala sesuatunya. Jangan-jangan memang nama kalian belum masuk daftar calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja dan buruh formal. Atau ada kendala terkait dengan rekening bank yang kalian kirimkan.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Ada baiknya kalian simak beberapa catatan sebagai berikut:

  • Mungkin kalian masuk dalam daftar 2,5 juta calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT pekerja formal dalam batch atau tahap pertama. Jadi, kalian tinggal menunggu pengiriman.

  • Rekening kalian sebagai calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT pekerja formal masih divalidasi atau di luar penyaluran tahap pertama. Menurut keterangan pemerintah, setiap batch pengiriman terdiri dari 2,5 juta rekening yang dilakukan setiap pekan sampai dengan September.

  • Rekening kalian tidak lolos validasi. Bisa saja karena nomor rekening salah atau rekening tersebut digunakan oleh lebih dari satu orang. Atau, kalian memang tidak masuk kriteria calon penerima bantuan subsidi upah atau BLT untuk pekerja formal.

  • Rekening belum disetorkan oleh kantor tempat kalian bekerja. Jadi kalian harus proaktif menanyakan ke kantor tempat kalian bekerja. Ini harus segera dilakukan karena BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BP Jamsostek, menerima penyerahan nomor rekening paling lambat akhir Agustus.

Selain itu, meski waktunya sudah sangat terbatas, kalian perlu menyimak ketentuan tentang kriteria calon penerima BLT pekerja formal atau subsidi upah seperti diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 14 Tahun 2020:

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan:

a. warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;

b. terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;

c. Pekerja/Buruh penerima Gaji/Upah;

d. kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020;

e. peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan Gaji/Upah dibawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan;

f. memiliki rekening bank yang aktif.

 

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar